* Hindari Pungli Jalintim Kayuagung OKI
KAYUAGUNG, Kapolres OKI, AKBP Ade Herianto SH MH, bertindak tegas menghapus kode tulisan di bak mobil kendaraan angkutan barang tanpa kecuali, terkait pos pantau yang dibuat oleh oknum preman untuk mendapatkan keuntungan pribadi, Kamis (17/5).

Penghapusan kode disetiap mobil angkutan barang dikarenakan ada instruksi Presiden RI H Joko Widodo, terkait maraknya pungutan liar di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Kayuagung, yang menjadi keluhan para sopir yang melintas di Jalintim OKI.

"Jalan lintas timur ini panjang dan wilayah Kayuagung OKI ini sangat terkenal baik dari Kota Palembang sudah ada rambu bertulisan Kayuagung," kata Kapolres OKI AKBP Ade Herianto SH MH seraya berucap sehingga Kayuagung sangat terkenal dimana-mana seperti di kawasan Mesuji Lampung itu sudah dikenal dengan wilayah Kayuagung, padahal jelas wilayah Mesuji Lampung bukan Kayuagung.

Ditegaskan Kapolres, jangan ada sopir memberikan uang kepada oknum yang meminta di jalan maupun di pos-pos jalanan. "Saya minta kerjasama sopir untuk tidak memberikan uang kepada pos jaga yang mereka lakukan sepanjang jalan lintas OKI," tegas Kapolres seraya menunjukan nomor person polres yang siap membantu para sopir di jalan apabila ada pungli di jalan.

Terkait keamanan, pihaknya telah membentuk tim baik dari setiap Polsek dan pos laka serta pos PJR Polda Sumsel yang berada di sepanjang Jalintim OKI. Ditambah tim patroli sepeda motor dan kendaraan mobil yang terus dilakukan.

Salah satu sopir kendaraan angkuta barang, Nadi asal Palembang, merasa nyaman dan lega dengan adanya tindakan tegas oleh pihak kepolisian terkait pungli jalanan.

"Saya merasa senang dan tidak ada lagi oknum menghentikan laju kendaraan," ucap Nadi yang belum mengetahui kedepan setelah dihapuskannya tanda, logo oleh pihak kepolisian.

Masih kata Nadi, yang jelas dengan dihapuskannya kode-kode di bak mobil bisa menambah pendapatan yang selama ini hilang cuma-cuma untuk oknum yang menjaga di pos jaga di beberapa titik sepanjang Jalintim OKI. (Sanfriawan)

Post a Comment