Muara Enim, KabaRakyatsumsel.com-Pada tanggal 25 april 2018 Dinas PMD kabupaten Muara Enim melakukan pelatihan karang taruna dengan mengundang Ludy sebagai Ketua lama, sementara per pebruari 2018 Karang Taruna Muara Enim sudah di caretaker oleh Karang Taruna Provinsi karena sudah habis masa nantinya sejak oktober 2017.

Ketua Caretaker Karang Taruna Muara Enim, Syapran Suprano telah mengirim rilis hak jawab atas pemberitaan yang diterbitkan oleh media online muara enim tsb namun belum di beritakan dengan alasan meminta jawaban sdr. Ludy agar berita berimbang. Menurut Syapran saat di hubungi via telp, bahwa ia sudah melapor sebagai caretaker ke dinsos dan sdr Ludy sudah dipanggil oleh pihak dinsos dan sudah diketahui bahwa memang sdr. Ludy sudah habis masa baktinya.

Menurut Syapran, Ludy sudah mengetahui bahwa ia bukan lagi Ketua Karang Taruna namun disesalkan tidak memberikan informasi sebenarnya kepada Dinas PMD. Artinya terindikasi kegiatan yang menggunakan dana APBD tersebut menyalahi aturan penggunaan karena menghadirkan pihak yang salah karena sdr Ludy bukan lagi Ketua Karang Taruna kabupaten muara enim sejak dicaretaker oleh Karang Taruna Provinsi Sumsel.

Syapran juga menyesalkan pihak Dinas Sosial yang sudah mengetahui hal tersebut tidak memberikan pemberitahuan ke pada seluruh SKPD bahwa sdr. Ludy bukan lagi Ketua Karang Taruna padahal sudah menerima laporan saya berupa Copy SK careteker, Pedoman Rumah Tangga yang menjadi landasan caretaker serta copy SK Karang Taruna Provinsi yang diterima langsung oleh Sekretaris Dinsos Pak Restu.

Post a Comment