PALI,Kabarakyatsumsel.com, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) gelar Rapat Paripurna Istimewa I dalam rangka hari jadi Kabupaten PALI ke-5 tahun 2018, Sabtu (21/4) di gedung Arsendora Komplek Pertamina Pendopo.

Rapat paripurna tersebut dihadiri Gubernur Sumatera Selatan, Ir H Alex Noerdin, Bupati PALI Ir H Heri Amalindo MM, wakil Bupati PALI Ferdian Andreas Lacony dan seluruh anggota Dewan yang berjumlah 25 orang, serta ratusan tamu undangan dari berbagai elemen masyarakat baik dari dalam Kabupaten PALI maupun dari luar wilayah PALI.
Rapat paripurna dipimpin langsung Ketua DPRD PALI, Drs H Soemarjono yang menyatakan bahwa rapat paripurna tersebut dibuka dan terbuka untuk umum.

Pada kata pembukaan, pimpinan rapat paripurna meyebutkan bahwa Kabupaten PALI mempunyai luas kurang lebih 1.840 meter persegi, kenapa kabupaten ini dibentuk karena berharap bisa memanfaatkan SDA dan SDM yang ada untuk kesejahteraan masyarakat PALI dan agar lebih baik.

Ketua Dewan juga memaparkan perjalanan PALI sejak dibentuk, dimana awalnya hanya mengandalkan bantuan pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten Muara Enim sebagai kabupaten induk, tetapi setiap tahun terus menunjukan peningkatan yang hingga saat ini, APBD PALI bisa mencapai 1,5 Triliun.

“Kemajuan juga menunjukan pada pembangunan infrastruktur serta tata kelola pemerintahan, dan DPRD PALI bertekad membangun PALI untuk lebih maju dan bisa sejajar bahkan yang terdepan di provinsi Sumsel, untuk itu, kami mengajak seluruh anggota DPRD dan jajaran pemerintahan untuk meningkatkan kinerjanya guna percepatan pembangunan,” ajak Ketua DPRD.

Sementara Bupati PALI mengatakan bahwa telah banyak yang dicapai namun juga tentunya masih banyak lagi yang harus dilakukan. Karena diusia ke-5 ini masih banyak kekurangan disana-sini.

Pada kesempatan itu juga, Bupati menyampaikan terimakasihnya kepada Gubernur yang telah banyak membantu pembangunan PALI. Sebab pada awal dibentuk PALI, hanya mengandalkan bantuan Kabupaten induk sebesar Rp 5 Miliar dan dar provinsi sebesar Rp 10 Miliar, dengan jumlah itu, tentunya tidak bisa berbuat apa-apa, hanya cukup bayar gaji pegawai.

“Tetapi karena kita punya orang tua, alhamdulillah banyak dibantu oleh pak Gubernur, hingga saat itu bisa memulai membangun infrastruktur,” jelas Bupati.

Bupati juga menginginkan Gubernur Sumsel untuk tetap memberi saran serta masukan agar PALI bisa lebih baik lagi.

“Tentunya kami tetap butuh arahan dan masukan dari Gubernur, karena PALI masih Balita, baru menginjak usia lima tahun yang tentunya masih butuh perhatian orang tua dalam hal ini pak Gubernur,” ucap Bupati.
Gubernur H.Alex Noerdin mengemukakan bahwa kunci utama membangun daerah adalah kompak antara legislatif dan eksekutif. Dan itu diperlihatkan di kabupaten PALI, dimana awlnya hanya mengandalkan bantuan sebesar Rp 15 M, namun kini mencapai Rp 1,5 T.
“Ini menunjukan bahwa antara Dewan dan pemerintah kompak,” kata Alex.

Gubernur juga berpamitan karena tidak lama lagi masa bakti jabatannya akan berakhir, karena dirinya telah menjabat dua periode. Gubernur juga mengucapkan terimakasihnya kepada masyarakat PALI yang telah memilihnya menjadi gubernur.

“Insyaallah diakhir masa jabatan, saya tidak akan mengecewakan masyarakat yang telah memilih saya,” ujar Gubernur.

Gubernur juga mensosilisasikan Asean Games yang bakal digelar di Jakarta dan Palembang pada 18-8-2018. Kemudian rapat ditutup ketua DPRD PALI, namun sebelum menutup, ketua Dewan menyampaikan keinginan masyarakat yang menginginkan provinsi membantu fasilitasi pembangunan jalan dari SP-9 Desa Semangus menuju Simpang Raja, Sinar Dewa menuju Payu Putat untuk tujuan kota Prabumulih maupun Palembang, agar aktivitas warga tambah lancar.

Selain itu, ketua DPRD juga menginginkan provinsi memfasiltasi pembangunan lapangan terbang eks stanvack juga pembangunan pelabuhan di Desa Prambatan kecamatan Abab, untuk mengurangi kemacetan di jalan raya 
(Sendi/Adventorial/Humas DPRD PALI).

Post a Comment