BANYUASIN, KabaRakyatsumsel.com -- Pelanggan Air bersih PDAM Tirta Betuah sejak 7 hari lalu tidak mengalir di Cabang Mecamatan Suak Tapeh. Hal ini menyebabkan puluhan pelanggan mengeluh dan terpaksa mengkonsumsi air hujan.

Warga Desa Talang Ipuh Kecamatan Suak Tapeh H Sori mengatakan, sudah 7 hari ini air PDAM di desanya tidak mengalir, banyak pelanggan yang kecewa dan mempertanyakan kerja PDAM Tirta Betuah tersebut.

"Saya mempertanyakan kemana petugas PDAM Tirta Betuah, kalau memang kerusakan jaringan pipa ya cepat diperbaiki, jangan biarkan pelanggan resah," Ujar H Sori

H. Sori mengatakan, Banyak warga resah dengan ketidakpastian kapan air bersih dapat mengalir lagi ke rumahnya dan rumah pelanggan lainnya. "Akibat terputusnya suplay air bersih PDAM menyebabkan biaya rumah tangga membengkak. Selain membeli air minum isi ulang juga harus membeli air tangki," keluh dia.

H Sori juga mengatakan, sudah pernah melaporkan ke petugas PDAM, tapi tetap saja nggak ada kabar kenapa air PDAM hidup kembali. "Harus nunggu sampai kapan lagi, saya beli air galon dan beli air tangki untuk keperluan minum dan masak. Kalau buat mandi minta ke tetangga sebelah yang mempunyai sumur pribadi, kan capek juga bawain air pakai ember. Dan gak enak lah kalau setiap hari minta air ke tetangga," ujar H Sori.

Hal senada diungkapkan Marzuan warga yang sama, yang mengalami nasib tak jauh berbeda dengan H.Sori. Saat ini untuk mencukupi air bersih dirinya mengaku memakai air galon dan meminta air sumur dengan tetangga untuk keperluan masak, mandi dan mencuci.

"Mau gimana lagi, mengeluhkan ke sana sudah tapi sampai sekarang belum ada hasilnya. Masa saya harus telanjang naek di depan pager biar didenger minta air idup lagi, kan gak mungkin pake cara kaya gitu," Keluh dia.

Lanjut Marzuan, selama ini dirinya selalu membayar air PDAM setiap bulannya Rp150 ribu dan sudah menjadi pelangan PDAM Tirta Betuah sejak tahun 2000 an. Tapi, pelayanan yang didapatnya tidak seimbang dengan pelayanan yang diberikan pihak PDAM. Rasa kekecewan Sahman terhadap pelayanan fasilitas air bersih tidak mendapatkan jawaban yang pasti penyebab matinya fasilitas air bersih. 

"Saya juga nyesel pake PDAM,  puluhan tahun saya menjadi pelangan PDAM pelayanan dari pihakPDAM tidak pernah memuaskan. pusing juga kalau kejadian seperti ini terus berulang. Ini bukan pertama kalinya bahkan sering kali," Jelas dia dengan nada kecewa.

Terpisah Direktur  PDAM Tirta Betuah Banyuasin Mengaku bahwa penyebab matinya air di Suak Tapeh disebabkan oleh karena pipa induk di jalur Desa Talang Ipuh pecah. "Namun sudah kami perbaiki seminggu yang lalu. Mungkin boleh dicek ke lapangan kalau memang ada yang mati jaringannya lagi," ujar dia. (Adam)

Post a Comment