Prabumulih, KabaRakyatsumsel.com -Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi Tinjau  proses pembangunan jalur ganda kereta api  (doubletrack) menggunakan helikopter mendarat di Lapangan Bola Pertamina, dan langsung menuju stasiun Prabumulih, Jumat (20/4/18).
Budi meninjau pembangunan double track KA sepanjang 80 Km mulai dari Prabumulih ke Kertapati Palembang.
untuk Teknis sistem  persinyalan Doubletrack ini, Stasiun Prabumulih  (Elektrik), Sta Lembak (Mekanik) Sta Payakabung (Mekanik) Pos Blok Indra Laya (Mekanik) Sta Simpang (Mekanik) dan Stasiun Kertapati (Elektrik).
"Untuk sebelumnya jarak tempuh Kereta api BatuBara Rangkaian Panjang (Babaranjang) Prabumulih – Kertapati  selama  2 jam , dengan adanya jalur ganda kini hanya  1 jam, untuk anggaran doubletrack ini kita menghabiskan Anggaran kurang lebih 2,2 Triliun , untuk Palembang ke Prabumulih itu 1,3 Triliun  dan Martapura ke Baturaja kurang lebih 800 miliar," jelas Menteri kelahiran Palembang ini.
Untuk Progres akan kita siap kan pada tanggal 25 april ini, semua siap di operasikan  termasuk yang di Baturaja-Martapura, proyek doubletrack ini Prioritas untuk angkutan Babaranjang, dengan adanya jalur doubletrack ini untuk mensuplai Pembangkit  Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang ada di suralaya Kota Cilegon, Banten.
Mantan Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) ini menambahkan, untuk angkutan logistik, terutama untuk batu bara, penambahan jalur kereta api ini akan meningkatkan produktivitas, baik yang dari Muara Enim ke Palembang maupun Muara Enim ke Tanjung Karang. Alasannya, di tempat jalur ganda ini, terdapat persilangan-persilangan sehingga safety dan produktivitas lebih bagus.
"Dengan dibangunnya Proyek double track maka harapan kami  perjalanan dari Stasiun Prabumulih ke Sta Kertapati  sebaiknya menjadi lebih cepat,”’ujarnya. (fjr)

Post a Comment