MUBA, KabaRakyatsumsel.com-Dijalan simpang tiga sekolah dasar negeri 10 (SDN,10) sekayu menuju Simpang 4 jembatan Musi Sekayu jalan merdeka lingkungan II jalan laut kelurahan balai agung kecamtan sekayu kabupaten musi banyuasin Diduga sering terjadi pungutan liar (PUNGLI) saat malam hari.

Menurut warga setempat yang meminta namanya jangan disebutkan mengatakan kepada kabarakyatsumsel.com kamis (19/4/18) Hal tersebut sangat meresahkan kami sebagai warga masyarakat yang berada dipinggir jalan simpang sdn 10 sekayu menuju simpang 4 jembatan musi jalan laut karena sering terjadi penyetopan mobil track,bock yang diduga pengangkut minyak hasil penyulingan tradisional masyarakat bahkan sampai sering terjadi perdebatan antara sopir mobil pengangkut minyak ilegal dengan oknum yang menyetop menggunakan mobil jenis terios warna putih susu dan mobil Avanza warna hitam.

"Tapi sayang kami tidak bisa melihat dengan jelas siapa yang ada didalam mobil tersebut karena malam hari sekitar pukul 00"00 wib terkadang lebih tapi ini sangat mengganggu sekali," ungkapnya.

Ditempat terpisah warga berinisial A,D.Membenarkan adanya hal tersebut.memang benar sering terjadi penyetopan mobil pengakut minya ilegal.

terkadang sampai terbangun dari tidur terdengar suara orang berdebat dikirain ada apa ee ternyata orang menyetop mobil pengakut minyak

Diduga dimintai uang sopir ngangkut minyak baik truk maupun jenis mobil lainnya yang mengangkut minyak hasil penyulingan masyarakat.

Kalau sepengetahuan saya mobilnya terios warna putih susu dan mobil Avanza warna hitam.nomor polisi plat mobilnya saya lupa coba saja bapak jalan sekitar jam-jam 23 malam dari simpang sdn 10 sampai ke jm jalan laut.


Kita berharap kepada aparat penegak hukum yang ada dapat menyelidiki siapa oknum yang sering melakukan pungli tersebut karena hal itu sangat meresahkan sekali apalagi saat malam hari ini kalau hal itu dibiarkan saja bukan tidak mungkin lebih banyak lagi oknum yang melakukan hal yang sama.ungkap warga yang tidak mau menyebukan namanya.(rdi)

Post a Comment