BANYUASIN, KabaRakyatsumsel.com --- Bupati Banyuasin melakukan peletakan batu pertama Pusdiklat Maitreya Sriwijaya di Desa Talang Buluh Kecamatan Talang Kelapa. "Semoga Pusdiklat ini dapat memberikan manfaat bagi umat Buddha" pesan Bupati mengawali sambutan, Senin (23/04).

Dikatakan Bupati Banyuasin, agar kedepan pusdiklat ini dapat memberikan kontribusi kepada masyarakat, serta mewujudkan kehidupan berbangsa dan bernrgara yang makin maju, adil, damai dan harmonis.

Supriono juga menyebutkan bahwa kerukunan umat beragama di Banyuasin sangat baik yang terlihat dengan tidak pernahnya konflik horizontal antar pemeluk agama yang terjadi hanya karena beda keyakinan.

"Pada prinsipnya bangsa kita adalah bangsa yang majemuk. Namun dapat hidup rukun aman dan damai, bersatu dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kita menjalin persatuan dsn kebersamaan yang dijiwai semangat Bhinneka Tunggal Ika" lanjut Bupati yang didampingi tokoh masyarakat tionghoa

Diharapkan, tambah Bupati, tumbuh harmoni dan toleransi yang menjadi fondasi dari kehidupan masyarakat yang baik sesuai dengan falsafah Pancasila. Ia menilai umat Buddha turut serta dalam menciptakan kehidupan yang damai di Bumi Sedulang Setudung ini.

Sementara Ketua Pembina Federasi INLA Master Wang Tzu Guang menyampaikan terima kasih atas kehadiran para pejabat pemerintah dan masyarakat setempat. "Ini membuktikan bahwa kehiduoan toleransi di Banyuasin patut di apresiasi" kata Master Wang

Peletakan batu pertama dihadiri Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI AM Putranto, Bupati Banyuasin, Pembina Federasi INLA (International Nature Loving Association) Master Wang Tzu Guang, Kepala OPD, Camat Talang Kelapa, Ketua Dewan Kehormatan Yayasan Maitreya MP Citra Wira, Ketua Dewan Kehormatan PT Mega Ceria Lestari MP Selamet Santoso, didampingi sejumlah tokoh agama, dan tokoh masyarakat. (Adam)

Post a Comment