KAYUAGUNG, KabaRakyatsumsel.com-Pasca ambruknya atap rumah dinas Bupati Ogan Komering Ilir (OKI), yang menjadi sorotan masyarakat. Kini Wakil rakyat di DPRD OKI asal Partai Hanura menilai kurangnya perhatian dari pemerintah proyek yang dikerjakan di depan mata.

Hal tersebut diutarakan oleh juru bicara Partai Hanura Devid, Rabu (18/4) pada saat itu, dalam rapat terbuka masa persidangan I rapat ke 2 paripurna istimewah dalam agenda pemandangan umum fraksi terhada Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) tahun 2017 lalu.

Paripurna yang berlangsung di Gedung DPRD OKI Kayuagung Senin (16/4/2018) itu, fraksi Hanura memberikan sejumlah catatan terhadap pengawasan pembangunan infrastruktur. Salah satunya bangunan di rumah dinas bupati yang ambruk pada bagian atap beberapa waktu lalu.

"Kami berharap baik pemerintah dan instansi terkait melakukan dengan baik dan meningkatkan pengawasan agar tidak mengakibatkan hal yang tidak diinginkan, tidak terjadi lagi,” ujar Devid dan beberapa proyek yang dikerjakn asal jadi sehingga terkesan hanya membuang uang rakyat saja.

Sama halnya fraksi lainnya juga meminta agar Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) OKI melakukan pengawasan ketat terhadap pembangunan termasuk juga dengan rehab rumah dinas Bupati dapat diawasi dan kualitasnya lebih ditingkatkan lagi.

Selain peningkatan kualitas infrastruktur, Fraksi Demokrat melalui jubir Ahmad Mahidin meminta masalah keamanan harus juga menjadi perhatian Eksekutif untuk melakukan pelaksanaan melalui beberapa kebijakan yang diperlukan,

Secara umum, kami menyetujui LKPJ Bupati, karena cukup banyak mengalami kemajuan. Kami meminta kepada saudara bupati memperhatikan masukan-masukan dan saran agar dapat dicermati dan dibahas bersama dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait,” tegasnya.

Maaih katanya, hal ini sesuai dengan amanat PP Nomor 3 Tahun 2007 tentang laporan pertanggunganjawaban kerja bupati, artinya kita melakukan monitoring terhadap pelaksanaan progress tahun 2017 baik itu fisik maupun non fisik.

Terkait sorotan beberapa fraksi terhadap kualitas bangunan terutama pada rumah dinas bupati yang roboh, Plt Bupati OKI, H M Rifai SE menegaskan, perbaikan memang harus segera dilakukan dan semuanya tanggung jawab pemborong.

“Hasil pemeriksaan sudah ada, dan ini masih bergaransi sehingga akan segera diperbaiki. Kami tidak ingin berlama-lama untuk minta perbaiki meskipun dalam garansi,” ujar Bupati OKI MH Rifai SE.

Terpisah, kuasa pengguna anggaran rehab rumah dinas Bupati, H Okta kepada wartawan menjelaskan, renovasi rumah yang roboh 27 Februari lalu, akan segera diperbaiki. Selain rumah, beberapa peralatan lainnya seperti kursi, lemari dan benda lainnya yang merupakan aset pPemkab OKI juga akan diganti.

Dirinya berharap, rehab rumah dinas ini dapat selesai sebelum Bupati OKI (non aktif), H Iskandar SE selesai menjalani masa cuti kampanye Pilkada. "Insya Allah perbaikan ini segera selesai,"

Dilanjutkannya, semua perbaikan merupakan tanggungjawab pemborong, tentunya pihaknya tentu akan melakukan pengawasan selama proses perbaikan, karena kerusakan yang dialami juga sudah diteliti oleh Tim Investigasi Independen,

“Pengerjaannya harus tepat, begitu juga kualitasnya, tidak boleh melenceng dari hasil yang telah ada. Sekarang ini kita sudah mengantongi Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP), dengan begitu tukang sudah bisa dipersiapkan oleh pemborong dan dalam waktu dekat ini sudah dimulai pekerjaannya. (Sanfriawan)

Post a Comment