Prabumulih, KabaRakyatsumsel.com-Walikota Prabumulih H Richard Chahyadi AP MSi menyatakan akan naikkan Tunjangan Kinerja Daerah untuk ASN Prabumulih ketimbang bayar utang proyek tahun anggaran 2017 lalu.

"Saya prioritaskan naikkan TKD ketimbang bayar utang proyek TA 2107," terangnya saat dimintai penjelasan tak mau bayar utang proyek, usai hadiri acara Nasiyatul Aisyah di Gedung Kesenian Prabumulih Komplek Rumdin Wako, Sabtu (10/3)

Selain itu, lanjutnya, kenaikan TKD tersebut juga bagian upaya pembinaan disiplin kerja bagi PNS. Memang selama ini TKD PNS sudah diberikan, tetapi belum merata karena hanya diterima oleh sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) saja.

Ia tahu ada utang proyek tersebut Rp 48 Milyar.

Ditanya proyek mana saja yang belum dibayar tersebut, Richard mengaku belum mengetahuinya, dan akan mencari tahu sendiri proyek apa saja yang belum selesai dan yang sudah selesai dikerjakan oleh pihak ketiga.

"Karena saya tidak tahu utang apa dan kapan, karena memang tidak ada serah terima kepada saya. Jadi lebih baik saya memikirkan birokrat saja, karena kesejahteraan ASN memang perlu ditingkatkan. Kalau TKD ASN sudah kita naikkan, maka tidak ada alasan lagi untuk tidak disiplin," tegasnya.

Sebelumnya ada kegelisahan para pemborong Prabumulih, Pjs Wako Richard belum mau mencairkan utang proyek tahun anggaran 2017.(bmg)

Post a Comment