Prabumulih, KabaRakyatsumsel.com-Impian Parman (57), warga Jalan Bukit Lebar Gang Palem RT 5/ RW 4 Prabusari, Kelurahan Majasari, Kecamatan Prabumulih Selatan memiliki rumah layak huni akhirnya terwujud.

Pembangunan renovasi rumah yang dilakukan oleh Kodim 0404/ME melalui Koramil 404-02/Prabumulih telah selesai dan diserahkan kepada pria yang sehari-hari bekerja sebagai buruh kasar. Rumah dengan berlapis beton dan lantai keramik tersebut sudah siap untuk dihuni bersama keluarganya.

"Mau bangun sendiri dari mana uangnya, saya ini buruh kasar. Kalau sedang kerja dapat uang, kalau tidak kerja tidak dapat uang. Makanya, bersyukur sekali punya rumah beton dan berlantai keramik. Seperti rumah orang pada umumnya," ucapnya kepada KabaRakyatsumsel.com di sela-sela serah terima rumah tersebut, Kamis (1/3/2018).

Dirinya mengatakan, tidak menduga mendapatkan rezeki melimpah lantaran melihat huniannya selesai direnovasi. "Bukan hanya rumah yang dibangunkan gratis, listrik pun juga telah dipasang. Saya dan keluarga, tinggal masuk dan menghuni rumah tersebut," jelasnya dengan wajah bahagia.

Terpisah, Perwira Penghubung (Pabung) Kodim 0404/ME, Mayor Inf Sutomo didampingi Danramil 404-02/Prabumulih, Kapten Inf Agus Sanjaya menerangkan, pembangunan rumah Parman menelan waktu sekitar satu bulan. Sejak diletakkan batu pertama pada awal Januari lalu, dan pihaknya bersyukur akhirnya Parman bisa segera menempati rumah yang dibangun pihaknya.

"Ini program unggulan Kodim 0404/ME, bedah rumah warga tidak layak huni. Minimal setahun 1 rumah yang kita bangun, untuk membantu warga kurang mampu atau miskin memiliki rumah yang layak. Tahun ini, pembangunan akan berlanjut pada Oktober mendatang untuk di lingkungan Koramil 404-02/Prabumulih. Di Prabumulih sudah tiga rumah dibedah," ujarnya.

Ditambahkannya, pembangunan rumah ini tidak hanya bersumber dari dana sumbangan personel di jajarannya, namun juga berasal dari sejumlah donatur yang ikut menyukseskan pembangunan renovasi rumah warga yang tidak layak huni.
"Kita sangat berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu menyukseskan pembangunan rumah Parman, sehingga bisa berdiri dengan tegak dan layak huni seperti sekarang ini," tandasnya.

Sementara itu, Pejabat Sementara (Pjs) Wali Kota Prabumulih, H Richard Cahyadi AP, MSi mengatakan, pihaknya mengapresiasi dengan anggaran yang minim namun proses pembangunan renovasi masih bisa berjalan untuk membantu warga yang kurang mampu.

"Ini pelajaran bagi OPD (Organisasi Perangkat Daerah), meski dengan keterbatasan dana, namun tetap bisa peduli dan membantu sesama. Ini harus menjadi contoh bagi OPD," pesannya.
Ketimbang senam setiap minggu di lapangan Prabu Jaya (PJ), lanjutnya, OPD menghabiskan dana Rp 15 juta per minggu untuk kegiatan menyawer, alangkah baiknya dana tersebut dibangun untuk merenovasi rumah warga yang kurang mampu.
"Menyawer tidak mendidik masyarakat, makanya kita hapus senam setiap minggu. Jauh lebih bermanfaat dan sangat dirasakan penerimanya jika dibangun rumah bagi warga yang kurang mampu. Sudah dua minggu, artinya sudah satu rumah bisa dibangun. Kita harus berpikir maju untuk kepentingan masyarakat. Kita harapkan program ini bisa terus dilanjutkan," tandasnya. (*/ist/adv)

Post a Comment