Ads (728x90)

class="separator" style="clear: both; text-align: center;">

JAMBI, KabaRakyatsumsel.com- Pemerintah Kota Jambi menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kota Jambi bertempat di Abadi Convention Center, pada Senin, (19/3). Tema Musrenbang Kota Jambi 2018 adalah “penguatan partisipasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan Kota Jambi.
Pada Musrenbang kali ini kota jambi mengundang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Intinya kami ingin menguatkan penggunaan e-Planning pada Musrenbang tahun ini," kata Kepala Bappeda Kota Jambi, Doni Iskandar.S Sos Mt
Doni mengatakan, kegiatan ini melibatkan seluruh Organisasi Pemerintah Daerah dan dihadiri oleh Ketua RT Se Kota Jambi. "Peserta undangan diperkirakan sekitar 1.800 orang. Mulai dari level kepala daerah hingga Ketua RT, karena mereka semua terlibat dalam perencanaan pembangunan," ungkapnya
Dalam paparannya, Doni mengatakan hingga Maret 2017, tercatat sebanyak 2200 usulan masyarakat terkait pembangunan di Kota Jambi pada 2019 mendatang. Hal ini merupakan usulan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (musrenbang) yang digelar mulai dari tahap kelurahan, kecamatan hingga OPD di lingkungan Pemerintah Kota Jambi.   
Disampaikan oleh Doni, sebagian besar usulan terkait infrastruktur dan utilitas. Namun dari jumlah tersebut, usulan yang masuk terus dilakukan verifikasi oleh Bappeda sesuai dengan anggaran yang tersedia.
Untuk usulan dari masyarakat itu 90 persen adalah infrastruktur dan utilitas seperti jalan, bangunan,jalan lingkungan,air bersih dan lampu jalan. Namun setiap usulan akan kita lakukan verifikasi, pada kesempatan itu juga Donny menjelaskan bahan aplikasi e planing dan e-Budgeting digunakan untuk menjamin pelaksanaan azas perencanaan Botton-up/Top-Down partisipatif teknokratis dan politis sesuai amanat UU 25/2004 tentang sistem perencanaan pembangunan nasional ungkap nya(tim)

Post a Comment