Kayu Agung, KabaRakyatsumsel.com- Massa yang tergabung dalam Serikat Pemuda dan Masyarakat Sumatera Selatan (SPM) mendatangi Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) untuk melakukan orasi dengan damai berkaitan tentang kinerja PT Waskita Karya dalam pembangunan jalan tol yang merupakan proyek nasional, Senin (5/3).

Massa menduga PT Waskita Karya sengaja melakukan pekerjaan tanpa memperhatikan lingkungan sekitar agar target kerja cepat selesai sehingga berdampak merugikan masyarakat.

Koordinator orasi, Yovi Meitaha dan Popi Damarian menyampaikan bahwa orasi tersebut mengacu sereng terjadi kecelakaan di jembatan Mangun jaya sampai kota raya.
Atas peristiwa tersebut, massa menuntut Perwakilan DPRD OKI agar menghentikan dan melarang aktivitas mobil PT Waskita Karya untuk tidak lagi melewati jembatan Kayu Agung serta menganalisis Izin Dampak Lingkungan (Amdal) pembangunan yang dilakukan PT Waskita karna mencemari sungai yang terkesan sengaja dibiarkan.

Selain itu, massa juga meminta kepada  komisi 111 DPRD OKI agar memantau dan menindak tegas PT Waskita Karya karena telah lalai dalam pekerjaan sehingga menyebabkan sering terjadi kecelakaan.

”Kami meminta DPRD OKI agar benar-benar menjalankan fungsinya sebagai wakil rakyat serta aktif melihat apa yang dirasakan masyarakat terkait dampak dari pembangunan tol,” ungkap Yovi.(Sanfriawan)

Post a Comment