PRABUMULIH, KabaRakyatsumsel.com - Belakangan ini muncul aliansi tabung kosong yang siap bersaing dengan pasangan petahana Ridho - Fikri dalam putaran pilkada 27 juni 2018 mendatang. manuver sosialisasi dan deklarasipun  mulai digaungkan untuk mewarnai pesta demokrasi lima tahunan di bumi seinggok sepemunyian.

"Masalah Masyarakat Aliansi Tabung Kosong berkumandang di Kota Seinggok Sepemunyian ini itu sah sah saja, karna itu merupakan salah satu bentuk demokrasi yang ada." ujar Sufyan Ats Aswari selaku Ketua Dewan Pimpinan Daerah PSI (Partai Solidaritas Indonesia) Kota Prabumulih.


Dikatakanya, 95 % Masyarakat Prabumulih termasuk kategori pemilih yang cerdas, dalam menentukan siapa yang pantas menjadi pemimpin selama lima tahun kedepan. persentase tabung kosong yang dimaksud sangatlah kecil, hal itu merupakan prediksi dari pandangan umum saja.


"Hampir seluruh masyarakat lintas usia sudah melek politik, baik para pemili pemura maupun yg sudah berpengalaman mereka bisa menilai mana yang sudah teruji maupun yang masih abu abu, sosok kepemimpinan Ridho Yahya sudah tersiar dimana mana dan di semua kalangan masyarakat, sangat sulit untuk menyaingi ketokohanya dan mengalahkan pasangan Ridho - Fikri, apalagi yang muncul sebagai pesaing Ridho - Fikri hanyalah tabung kosong," katanya.


Dirinya mengakui pembangunan kota Prabumulih selama kepemimpinan Ridho Yahya memang menunjukkan grafik yang meningkat cukup signifikan, terlebih lagi banyak program pro rakyat yang dirasakan, tak hanya di bidang infrastruktur saja, bahkan pembangunan mental spiritual warga masyarakat juga terus dipacu untuk mewujudkan kota Prabumulih yang PRIMA.


"Memang tak bisa terbantahkan bahwa dukungan masyarakat yang tulus sepenuhnya menjadi kunci penentu kemenangan paslon Ridho - Fikri , berkaca dari kepemimpinan sebelumya pembangunan Infrastruktur di era Ridho - Fikri memang terbilang sangat pesat di banding Kabupaten Kota tetangga. bahkan sebagai calon yang pernah memimpin kota kebanggan ini, Ridho-Fikri juga memprioritaskan pembangunan mental spiritual warga," Tambah pria yang akrab di sapa fyan itu.


Lanjut kata fyan, Ridho - Fikri bisa mengelola mata anggran yang ada, program yang di lakukan di segala bidang merupakan program pro raktyat. bahkan ada 2 point yang menjadi modal penting dalam merebut simpati dan dukungan masyarakat dan kedua duanya telah di jalankan di era sebelumnya.


"seluruh realisasi program kerja telah direalisasikan Ridho -Fikri di eranya, namun sebagai masyarakat Kota Prabumulih, saya bangga akan keputusan Ridho menentang Eksplorasi batubara di Kota Prabumulih, ditambah lagi pembangunan mental dan spiritual anak sejak dini di Sekola Dasar (SD) seperti program baca tulis Alquran, Itulah 2 poin plus yang menambah ketokohan beliau, bagi saya pribadi," ujar Politikus Partai Solidaritas Indonesia ini.

Post a Comment