PRABUMULIH, KabaRakyatsumsel.com - Terkait  isu berkembang ditengah masyarakat adanya Kepala Desa (Kades) yang berpihak   Pasangan Calon (Paslon) petahana Walikota Ir H Ridho Yahya MM dan  Andriansyah Fikri SH Wakil Walikota dengan menghandelkan masyarakat dalam pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Walikota atau Wakil Walikota dan Calon Gubernur serta Calon Wakil Gubernur mengarah satu paslon, hal itu mendapatkan bantahan dari Ketua Forum Kepala Desa Kota Prabumulih, Asmedi C Adam SH.

"Apa yang sampaikan masyarakat soal mengajak atau mengarahkan mereka, harus memilih satu paslon, yakni Ridho-Fikri. Hal itu tidak benarkan," ujar Asmedi sapaan akrabnya, ketika dibincangi  di rumahnya, Minggu (4/3/2018).

Karena jika sampai hal tersebut dilakukan pihaknya, kata pria yang saat ini juga menjabat selaku Kades Tanjung Menang, Kecamatan Prabumulih Selatan.
"Sudah-sudah jelasnya hal ini menyalahi aturan institusi yang bertentangan dengan undang-undang/aturan pemerintah kita," jelasnya ajakan jangan sampai kades keberpihakan, hal tersebut juga sudah disampaikan pihaknya kepada 11 kades yang ada di kota ini.

Malah justru sebaliknya, dalam hal ini tugas kepala desa hanya sebatas turut membantu Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengajak masyarakat agar berpartisipasi datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) di 27 Juni nanti, guna menyalurkan hak pilihnya.
"Jadi disini, biarlah mereka (masyarakat, red) kita yang menentukan pilihannya sendiri," jelasnya.

Dikatakanya, jangan  sampai masyarakat diarahkan ke ke satu paslon atau pun ke kotak kosong. Sehingga, pesta demokrasi ini diharapkan berjalan sukses dan lancar.
"Komitmen ini merupakan harga mati konsekuensinya yang harus kita pegang. Dan apa lagi saya dikatakan sebagai tim sukses/pemenangan paslon walikota dan wakil walikota. Itu hal sekali dinilai salah besar," jelasnya.

Tak jauh berbeda yang diungkapkan Kades Sinar Rambang, Indarqo, hingga sejauh ini pihak terus berpesan supaya warga  dapat menyalurkan hak suaranya, baik pilkada walikota atau wakil walikota dan calon gubernur/wakil gubernur yang dilaksanakan serentak di TPS hari H pelaksanaan nantinya.
"Tugas kita mengajak warga datang ke TPS, jangan sampai golput (golongan putih).  Tak ada ada mengarahkan ke paslon walikota serta ke salah satu dari keempat paslon gubernur itu," tambahnya lekaki tersebut dikonfirmasi terpisah.
"Nah, masalah ini rutin diingatkan dalam setiap acara pesta warga maupun di masjid setiap sholat jumat," tegasnya. (Bakron)



Post a Comment