Ads (728x90)

class="separator" style="clear: both; text-align: center;">

BANYUASIN, KabaRakyatsumsel.com -- Pemahaman terhadap rambu - rambu dan tata tertib berlalu lintas sangatlah penting. Sebab, selain menyangkut dengan keselamatan berkendara diri sendiri juga melibatkan keselamatan pengendara lain.

Untuk itu, dengan menanamkan cara berlalu-lintas yang baik dan aman sejak usia dini, diharapkan terbangun kesadaran tentang pentingnya memperhatikan keselamatan diri dan lingkungan saat mereka dewasa nanti.

Salah satu upaya yang intens digelar adalah dengan mengkampayekan pesan keselamatan dilingkungan sekolah, seperti jajaran Satlantas Polres Banyuasin mengadakan Pembinaan dan Penyuluhan (Binluh) kepada 125 anak TK yang ada di Banyuasin.

Giat tersebut bertempat di Mapolres Banyuasin. Selasa (20/03), pukul 09.00 WIB, yang di ikuti, 23 siswa dari TK Nurul Ilmi, 45 siswa dari TK Kejora, 40 siswa dari TK Dewa Dewi dan 17 siswa dari TK Al - Muqoffa.

Dari pantauan terlihat sejumlah siswa dan siswi Taman Kanak-kanak (TK) yang berjumlah 125 siswa mendapat penyuluhan tentang keselamatan dan tata cara berlalu lintas, dimana Kepolisian tampak mengajarkan etika berlalu lintas dengan pengenalan rambu-rambu serta kelengkapan saat berkendara dengan bahasa yang dimengerti oleh anak seusia mereka.

Kapolres Banyuasin AKBP Yudhi Surya Markus Pinem, S.IK melalui Kasat Lantas AKP, Sukiman, S.H, mengatakan bahwa, karakter adalah sesuatu yang dipahatkan pada hati, sehingga menjadi tanda khas. Mengacu pada moralitas kehidupan sehari-hari dan merupakan suatu tindakan yang konsisten bukan sesaat dalam pembentukan karakter putra putri bangsa.

"Melalui program ini diharapkan putra putri kita dapat menangkap apa yang diajarkan dan mengaplikasikan dalam kehidupan berlalu lintas sehingga menjadi sebuah karakter yang positif sampai dewasa nanti," ujar dia.

Dia berujar bahwa, sosialisasi ini dilakukan dalam rangka penanaman disiplin berlalu lintas sejak usia dini.
"Nantinya, ketika mereka dewasa kelak, siswa-siswi ini akan menjadi pelaku lalu lintas juga. Untuk itu penanaman disiplin berlalu lintas kita tanamkan sejak sekarang," terangnya.

Dikatakan dia, pelaksanaan kegiatan ini diharapkan para siswa-siswi dapat memahami bagaimana etika sopan santun berlalu lintas sejak usia dini sebagai modal saat dewasa anak-anak sudah memahami bagaimana berlalu lintas yang baik dan benar.

"Jika sejak kecil ditanamkan hal-hal positif, maka memori anak akan terus diingat saat mereka besar nanti, sehingga dapat mematuhi aturan saat berkendara di jalan raya demi keselamatan," pungkas dia .

Tanggapan positif pun datang dari
sejumlah Kepala Sekolah TK yang ada di Banyuasin, dimana mereka sangat mendukung kegiatan ini. Sebab, anak didiknya dapat mengerti betapa pentingnya kedisiplinan pada saat berada di jalan.

"Saya sangat menanggapi positif adanya kegiatan ini. Saya juga berharap anak didik saya dapat mengerti betapa pentingnya kedisiplinan pada saat berada di jalan. Keselamatan berlalu lintas itu sungguh penting," ungkapnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh salah satu orang tua siswa, dirinya sangat senang anaknya mendapat pengetahuan bagaimana tata cara dan bersopan santun pada saat berada di jalan raya.

"Melihat anak tumbuh dewasa adalah sebuah kebahagiaan. Dan melihat anak tumbuh dewasa dalam kehidupan dan lingkungan yang disiplin dan aman merupakan bonus besar. Untuk itu, sosialisasi ini sangat melegakan bagi para orang tua,"  ucap dia . (Adam).

Post a Comment