MUBA, KabaRakyatsumsel.com ,Menindak lanjuti pemberitaan sebelumnya terkait dugaan pengambilan Kayu di hutan kawasan perbatasan Kabupaten Musi Banyuasin dengan Kabupaten Musi Rawas diduga habis dijarah oknum yang tidak bertanggung jawab jika hal ini terus dibiarkan maka kayu yang ada dihutan kawasan akan habis dan merugikan negara

Menurut keterangan dari Kepala UPTD KPH Meranti 1 Wan Kamil, bahwa pihak  PT Reki telah melapor kan hal tersebut kepada pihak Kementerian LHK senin 19 Februari 2018 pukul 14 sampai 16 wib sudah rapat dengan Kementrian LHK, Satgas P2KA penyelesaian konflik di Muba, Didinas Provinsi,

Hadir dalam rapat tersebut pihak Kementerian LHK - Kasubdit Penanganan komflik - BPSKL Wilayah Sumatera - Kasubdit Penanganan tenurial
- Direktorat PKTHA - Kepala seksi negosiasi dan mediasi konflik.Dishut Provinsi Sumsel.Satgas P2KA Muba.PT.Reki.UPTD KPH Wilaya.1 Meranti.Desa Sako Suban - Kepala Desa - Kepala Dusun - Ketua KTH dan.CRU

PT Reki, Kph Meranti, Desa Sako Suban dan lain-lain dan Kesimpulan rapat tersebut akan di lakukan verifikasi tanggal 27 Februari 2018. Untuk kegiatan ilegal akan ditindak lanjuti ke Gakum sedangkan kegiatan masyarakat setempat yang telah mengelola dengan tanaman akan ditindak lanjuti dengan Perhutsos.

Menurut kami bahwa ini adalah peluang bagi masyarakat desa sako suban untuk mendapatkan hak kelola didalam kawasan hutan dan kami menghimbau kepada masyarakat agar dapat memberikan informasi yang benar sehingga para pihak dapat membantu untuk memberikan hak kelola. Dan pada seluruh warga desa sako suban agar dapat sama sama menjaga agar tidak terjadinya ilegal logging , Ileggal Mining , Perambahan hutan serta kebakaran hutan. Karena kawasan hutan pada areal PT.Reki merupakan Hutan dataran rendah yang tersisa di Sumatera.

"Kami akan mendorong para pihak yang mendapat hak kelola agar dapat melaksanakan kewajibannya sesuai tata ruangnya. Memang ada beberapa kendala yakni pada areal IUPHHK-HT yang tidak dikelola dengan bàik seperti PT.Pakerin dan PT.WAM,"ujar Wan kamil.(rdi)

Post a Comment