PRABUMULIH, KabaRakyatsumsel.com- Pencoklitan dan penelitian (coklit) yang dilakukan Petugas Pemuktahiran Data Pemilih (PPDP) di Panitia Pemilih Kecamatan (PPK) Prabumulih Timur telah merampungkan tugasnya, sejak 19 Februari lalu.

Hasilnya, terdata sebanyak 16.396 pemilih yang tidak memenuhi syarat (TMS). Sehingga, membuat jumlah pemilih yang tadinya berjumlah 52.347 jiwa dari Daftar Penduduk Pemilih Potensial Pemilu (DP4) berkurang hingga menjadi 45.291 jiwa di Kecamatan Prabumulih Timur.

Ketua PPK Prabumulih Timur, Ramedin SE menerangkan, tidak memenuhi syarat pemilih. Dikarenakan, ada pemilih yang sudah meninggal dunia. Lalu, ganda, pindah, berstatus TNI-Polri dan lainnya.

"Selain itu juga, hasil coklit di 8 kelurahan di Kecamatan Prabumulih Timur di 162 Tempat Pemungutan Suara (TPS). Ada sekitar 9.340 jiwa terdata pemilih baru," jelasnya kepada GLOBALPLANET. news, Kamis (22/2/2018).

Sambungnya, hasil coklit itu sendiri telah disampaikan pihaknya kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU), sebagai hasil kerja dan laporan dari PPDP selama melakukan tugasnya.

"Pemilih cocok sebanyak 35.035 jiwa, pemilih yang berubah data berjumlah 916 jiwa, dan pemilih non KTP-el jumlahnya 25. Total pemilih hasil coklit sebanyak 45.291 jiwa," tukasnya.

Lanjutnya, selama proses pencoklitan pihaknya dan PPDP tidak menemui kendala berarti dan relatif berjalan lancar. Sehingga, proses pencoklitan bisa diselesaikan tepat waktu dan menghasilkan data yang tepat dan akurat.

"Sudah 100 persen semuanya, data yang kita hasilkan juga termuktahir," bebernya.


Post a Comment