KAYUAGUNG, KabaRakyatsumsel.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) OKI melalui Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) mengajukan kebutuhan pegawai sebanyak 2.051 orang, kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB).

Kepala BKPP Kabupaten OKI, Herry Susanto SSos mengatakan, kebutuhan pegawai telah disampaikan. Selanjutnya untuk permasalahan OKI mendapat kuota atau tidak, hal itu merupakan kewenangan dari Kemenpan-RB.

“Masalah OKI mendapat kuota atau tidak itu kewenangan Pemerintah Pusat. Namun kita berharap kebutuhan kita akan pegawai bisa dicarikan solusi oleh pemerintah pusat,” ungkap Hery Susanto, Rabu (28/2).
Menurut Hery, pengajuan kebutuhan pegawai ini dilakukan lantaran akan dibuka penerimaan calon pegawai Negeri sipil (CPNS) dari jalur umum pada April 2018.

“Untuk pelaksanaan tes akan dilakukan setelah pemilihan kepala daerah (pilkada). Info ini kita dapat pada saat menghadiri rapat koordinasi (rakor) BKN regional 7 beberapa waktu lalu,” terangnya.
Hery juga mengimbau agar masyarakat berhati-hati terhadap aksi penipuan terkait pelaksanaan seleksi CPNS dari Honorer K2 dan formasi umum di beberapa daerah, yang mengatasnamakan BKN.

“Oleh karena itu saya menyampaikan surat resmi siaran pers dari BKN yang disampaikan melalui Kepala Biro Hubungan Masyarakat BKN, Mohammad Ridwan,” tambahnya.

BBKPP OKI juga mengimbau kepada masyarakat, bahwa tidak ada pihak manapun yang bisa meloloskan seseorang menjadi PNS baik melalui formasi umum maupun honorer K2, tanpa seleksi resmi yang dilakukan pemerintah. ( Sanfriawan )

Post a Comment