PRABUMULIH, KabaRakyatsumsel.com– Ratapan sedih dan pasrah tanpa terlihat di raut wajah Lefran Dedi (36), saat dibincangi wartawan, Rabu (28/02/2018) sore. Bagimana tidak, pasca peristiwa kecelakaan lalu lintas yang menimpa putrinya, yakni Andini Fransisca (13), dirinya mengaku tidak bisa berbuat apa-apa.

Selain bingung menanggung biaya berobat jalan putrinya yang saat ini masih mengeluh sakit terutama pada bagian kepala dan lehernya, warga Jalan Lintas Prabumulih-Palembang, Kelurahan Gelumbang, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muaraenim ini juga mengkhawatirkan kondisi sepeda motor jenis Revo Fit Injuction Nopol BG 6901 FAE miliknya, yang saat kejadian dibawa putrinya belum selesai diperbaiki pihak pelaku penabrak sepeda motor anaknya.

“Bingung saya pak, mau mengadu kemana, cara orang kecil. Anak saya masih butuh biaya berobat jalan, urut dan lain-lain. Sementara mereka (pihak penabrak) mulai anak saya dirawat sampai keluar, belum pernah dikunjungi hanya ada sekali sopirnya, kerumah itu pun hanya untuk mengambil motor untuk diperbaiki,” keluh Dedi, menyesalkan tindakan pihak pelaku.

Pekerja harian perusahaan sawit PT R6B ini juga menuturkan dirinya sudah hampir satu minggu ini tidak masuk kerja karena kendaraan sepeda motornya belum jelas apakah sudah diperbaiki atau belum. Sehingga ia juga mengaku khawatir jika sampai dikeluarkan dari perusahaan tempatnya bekerja bila sampai beberapa hari kedepan belum masuk kerja.

“Aku ini hanya pegawai harian pak disana, khawatir takut dipecat kalau sampai lama tidak masuk kerja. Ya bingung pak, mau masuk kerja tapi tidak ada motor. Sementara orang yang disuruh untuk memerbaiki motor sampai sekarang sulit ditemui, dan tidak ada kabar,” ujar Dedi seraya menyebut mobil jenis mini bus yang menabrak anaknya itu disopiri oleh Robiansyah dan membawa istri dan anak Walikota Prabumulih, Ir H Ridho Yahya, yang saat ini kembali maju dan mencalonkan diri sebagai pasangan calon (paslon) tunggal Walikota dan Wakil Walikota Prabumulih periode 2018-2023.

“Mobil yang nabrak anak aku itu, bawa istri calon Walikota Prabumulih, Pak Ridho. Kalau tidak salah, bertiga sama sopir, istri dan anaknya. Pengakuannya, hendak menjemput Pak Ridho dari pulang umroh di Bandara,” sebut Dedi lagi, sambil mengharapkan pihak penabrak anaknya agar bertanggung jawab dan memperhatikan kondisi anaknya.

Terakhir, kembali dia sebutkan peristiwa lakalantas yang dialami anaknya tersebut terjadi, di Jalan lintas Prabumulih-Palembang, Kelurahan Gelumbang, Muaraenim, atau tepatnya tak jauh dari kantor Polsek Gelumbang, pada Jumat (23/02/2018) sore, sekitar pukul 15.00 WIB kemarin. Ketika itu korban meluncur dengan mengendarai sepeda motornya dari arah jalan lintas Prabumulih menuju Palembang, bermaksud hendak pulang kerumah.

Namun saat tiba dilokasi kejadian (TKP), tiba-tiba muncul mobil mini bus yang ditumpangi istri dan anak calon petahana paslon Walikota Prabumulih, dan menabrak buntut sepeda motor korban hingga terpental kebagian kanan badan jalan. Akibatnya tubuh pelajar kelas 1 SMP Negeri Gelumbang ini mengalai luka lecet dan benjol pada bagian kening, luka lecet dan memar pagi siku tangan kanan dan kiri, pinggang serta rasa sakit pada bagian kepala dan leher.

“Kejadiannya pas tidak jauh dari kantor Polsek Gelumbang, anak aku dibawa rombongan Puskes Gelumbang dan didampingi ajudan Ibu ke RSUD Prabumulih dan dirawat diruang VIP selama 2 malam 3 hari, Minggu sore keluar dari rumah sakit,” sebut Dedi, seraya menambahkan dirinya masih menunggu itikad baik dari pihak penabrak anaknya tersebut.

Post a Comment