BANYUASIN, KabaRakyatsumsel.com – Gara-gara mengelapkan motor, Ardi Saputra (26), warga jalan Palembang-Betung RT 03 RW 04 Kelurahan Rimba Asam dibekuk Polsek Pangkalan Balai, Sabtu (17/2).


Kapolsek Pangkalan Balai Iptu M Bayu Agustian SIk menyebutkan aksi penipuan itu terjadi Rabu (31/2) sekira jam 17.00 WIB. Dimana pelaku meminjam sepeda motor korban Heryadi, warga Seterio Kecamatan Banyuasin III.



“Sepeda motor korban jenis Honda Supra X warna hitam BG 6951 BT. Korban minjam dengan alasan mau pergi ke daerah Betung dan akan kembali secepatnya, namun sampai dengan tanggal (02/2) pelaku tidak juga mengembalikan motor milik korban,” kata Kapolsek.



Kata dia, atas kejadian itu korban mengalami kerugian Rp 6.000.000. Dari laporan korban anggota melakukan penyidikan dan tersangka berada di Desa Lubuk Karet Kecamatan Betung. “Kita lakukan penangkapan,” kata dia.



Dijelaskan dia, saat ditangkap pelaku sempat melarikan diri. Sempat terjadi kejar-kejaran antara petugas kepolisian dan tersangka. “Namun pelaku masih tetap dibekuk tim gabungan Polres Banyuasin,” jelas dia.



Saat diintrogasi ternyata motor itu sudah dijual kedaerah Desa Teluk Kijing Dusun Talang Duku Kecamatan Lais Kab Muba. Namun pelaku penadah hasil curian itu tidak berhasil ditemukan. “Namun barang bukti berhasil ditemukan dan dibawa ke Polsek Pangkalan Balai,” ujar dia.



Dari penangkapan diamankan 1 unit sepeda motor Honda Supra x BG 6951 BT beserta kunci kontak, 1 buah STNK sepada motor Honda Supra x BG 6951 BT. Tersangka sebelumnya pada tanggal 17 Januari juga sudah melakukan penggelapan sepeda motor terhadap korban Abdullah Basit.



“Pelaku dijerat pasal Penipuan dan Penggelapan pasal 372 Jo 378 Kuhpidana dengan ancaman diatas lima tahun penjara,” pungkas dia. Dihadapan polisi pelaku mengakui perbuatannya. “Lagi buntu pak, jadi saya jual,” singkat dia. (Adam)

Post a Comment