BANYUASIN, KabaRakyatsumsel.com - Perusahaan Listrik Negara (PLN) Rayon Pangkalan Balai Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin, dalam setahun terkahir ini mengalami kemajuan yang signifikan, salah satu nya target mengurangi tunggakan tagihan listrik yang terhutang di 4 Kecamatan dalam wilayah kabupaten Banyuasin. Hal tersebut disampaikan Manajer PLN Rayon Pangkalan Balai Frans Handoko ST saat ditemui diruang kerjanya, Selasa (20/02).

"Target kita yang direalisasikan sejak tahun 2017 yang lalu ada 4 kecamatan diantara nya Kecamatan Betung, Suak Tapeh, Pulau Rimau dan Tungkal Illir yang memiliki tunggakan bayaran sebesar 12,8 Milyar kini kita telah dapat mengurangi dari nilai tersebut," kata dia.

Menurut Frans, sejak setahun terkahir ini sudah menjadi target untuk mengurang tunggakan pelanggan di 4 kecamatan tersebut, dan kini telah mengalami penurunan defisit tunggakan hutang, yang sebelumnya 12,8 Milyar kini telah berkurang menjadi 6,3 Milyar, dan kalau dikalkulasikan 50,4 % dari tunggakan tersebut. "Ini berarti setengah tugas kita telah hampir selasai dan sisanya akan menjadi PR kita bersama dengan tim untuk target ditahun 2018 ini." Ujarnya.

Selain itu juga terang Frans, kendala yang selama ini menjadi keluhan masyarakat adalah sering mati nya lampu, seperti beberapa hari yang lalu, nah menyikapi masalah itu perlu kita sampaikan kepada para pelangan bahwa hal itu diakibatkan dampak cuaca yang extrem dan kondisi alam yang tidak menentu.

"Kita sudah sampaikan keluhan tersebut terkait sering nya mati lampu ini, akibat dampak cuaca yang sering turunnya hujan, sehingga mengakibatkan mengenai kabel yang terpasang ditiang PLN yang berada sepanjang jalan," ungkapnya.

Frans juga mengatakan bahwa mengenai tanam tumbuh pohon seharusnya jarak antara kabel PLN itu 3 meter dari Line Kabel, " ini juga menjadi kendala kita dilapangan karena dampak dari pohon yang berdekatan dengan kabel dan apabila mengenai kabel listrik, maka akan berdampak mati lampu, sehingga merugikan masyarakat itu sendiri, namun kenyataan nya masih tim PLN yang disalahkan," katanya.

Untuk itu lanjut Frans,  kami berharap baik dari perusahaan seperti Unit usaha PTPN Tebenan maupun masyarkat yang memiliki lahan dipinggir jalan, dapat mengizin pohon yang menjuntai didekat kabel, untuk ditebang oleh tim kami dan semua itu guna untuk mengurangi matinya lampu" tegas dia. (Adam)

Post a Comment