Kayuagung, KabaRakyatsumsel.com-Kania bocah malang asal Desa Pedamaran IV Kayuagung Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Provinsi Sumatera Selatan yang merupakan anak ke dua pasangan Santi dan Depiansyah membutuhkan uluran tangan.

Bayi yang terlahir prematur dengan berat badan 800 gram yang kini berusia 52 hari keadaannya sangat memprinhatinkan.

“Awal mula lahirnya Kania dalam keadaan prematur dikarenakan kondisi sang ibu dan janin terancam, ketika usia kehamilan Santi yang berusia tiga bulan sempat mengalami pendarahan, namun  kejadian tersebut hanya terjadi satu kali saja dan sempat melakukan pemeriksaan ke klinik. Hasilnya ketika sudah diperiksa, kandungan dalam keadaan baik-baik saja sehingga saya tidak terlalu mengkhawatirkan kesehatan kandungan,”jelasnya.

Kemudian, Santi  berharap adanya uluran tangan dari para dermawan. Sebab, walaupun biaya persalinan dan pengobatan Kania sudah ditanggung oleh Jaminan Kesehatan Masyarakat(Jamkesmas) Namun biaya keseharian di Rumah Sakit dirinya tidak mampu untuk memenuhinya.

“Suami saya, hanya seorang karyawan swasta gajinya tidak seberapa, sementara saya seorang ibu rumah tangga yang tidak memiliki penghasilan dan tidak bisa bekerja karna harus menjaga Kania,”ucap Santi sembari mengatakan Kania yang telah dirawat selama 2 bulan.

Terpisah dr dian yang merawat Kania menjelaskan pihaknya berusaha se maksimal mungkin melakukan penanganan kepada Kania agar Kania dapat tumbuh normal seperti anak seusianya.

“Kami sudah berusaha semaksimal mungkin, rencana dari pihak Rumah Sakit ketika Kania sudah melakukan perawatan selama setengah bulan, pihak Rumah Sakit mau melakukan rujukan ke Rumah Sakit Palembang untuk di tangani lebih Intensif lagi,”beber dr Dian. (Sanfriawan)

Post a Comment