OGAN ILIR, KabaRakyatsumsel.com Dari jumlah 80 Sekolah Menengah Pertama (SMP) negeri dan swasta yang ada di Kabupaten Ogan Ilir (OI) yang akan melaksanakan ujian nasional, saat inu baru 26 sekolah atau lebih kurang 32 persen yang melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

Hal ini dikatakan Kabid pendidikan SMP melalui kasi kurikulum Dra. Hj. Zumrodah, MM (26/2/18) diruang kerjanya. Masih dikatakan Zumrodah, dari data tersebut berarti masih 54 SMPN dan SMP swasta yang belum melakukan ujian berbasis komputer. Ke 54 sekolah tersebut melaksanakan ujian nasional berbasis kertas pensil (UNKP). Namun, aku Zumrodah untuk tahun ini mengalami peningkatan, karena tahun lalu baru 15 sekolah yang melaksanakan ujian berbasis UNBK sementara tahun ini sudah bertambah menjadi 26 sekolah yang melaksanakan ujian berbasis UNBK. Saat disinggung kendala mayoritasnya sekolah masih melaksanakan ujian berbasis UNKP, menurut Zumrodah dikarenakan terkendala layanan (jaringan internet) dan fasilitas komputer yang tidak ada, kurang dan belum memadai. Melihat kenyataan demikian, pihak dinas terus berusaha mencari pendekatan dan mengajukan permohonan bantuan ke pusat untuk kebutuhan komputerisasi untuk sekolah SMP negeri swasta yang ada di OI. Lanjutnya, untuk menghadapi pelaksanaan UNBK tingkat SMP pada Tanggal 23-26 April mendatang, tetap diusahakan bagi sekolah yang terkendala perangkat komputer untuk melaksanakan ujian nasional, bisa meminjam pakai peralatan disekolah terdekat. "Misalnya ada sekolah SLTA terdekat dan fasilitasnya bisa dipakai untuk UNBK, bisa dilaksanakan ujian berbasis UNBK untuk SMP tersebut", pungkasnya (her)

Post a Comment