BANYUASIN, KabaRakyatsumsel.com-  Sebagai manusia biasa sudah tempatnya hilaf dan lupa salah dan dosa. Begitu juga yang terjadi antara Agustaf warga Pangkalan Balai dengan Ir Yos Karimudin Msi Kepala Dinas PUTR Kabupaten Banyuasin beberapa hari yang lalu.

Akibat dari miskomenikasi dianatara mereka berdua sehingga menimbulkan kesalah pahaman.Namun persoalan miskomunikasi ini sudah selesai dan keduanya sudah saling memaafkan, keduanyapun menjadikan persoalan ini sebagai pelajaran untuk mengoreksi kesalahan masing-masing.

Saling memaafkan ini dilakukan diruang kerja Kepala Dinas PUTR, Senin (26/2), setelah Agustaf didampingi  Yudi Ardiansyah, Legar Bastian, Beny Vokal, dan Uju Rudi datang dan minta penjelasan terkait persoalan tersebut."Intinya terjadi miskomunikasi, secara pribadi saya minta maaf, "kata Yos Karimudin.

Dijelaskan Yos, hari itu dirinya bersama beberapa stafnya mempersiapkan data APBN yang dipinta Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUTR). Dan data itu harus segera di kirim paling lambat pukul 17.00 WIB. 

"Kami dari pagi menyiapkan ini karena mendesak. Sedangkan yang paham data ini Pak Depa dan Ahmad Sabarudin, namun mereka berdua tengah mendampingi BPK dan tidak boleh di ganggu, sedangkan staf yang lainkan banyak dari PU Pengairan sehingga mereka tidak paham soal Jalan dan Jembatan. Dapat dibayangkan betapa stresnya saya saat itu, karena data ditunggu pukul 17.00 WIB.


Jadi dirinya terang Yos sama sekali tidak ada maksud menyakiti ataupun melecehkan, mungkin karena bawaan tegang tadi akhirnya dirinya kebawaan mau cepat saja. " Perlu di catat saya tidak pernah memungkul tangan Agustaf seperti yang diberitakan, dan juga tidak ada pembicaraan soal minta proyek, "katanya meluruskan.

"Hal ini jadi pelajaran bagi saya, Pelajaran bahwa dalam keadaan apapun ngak boleh seperti itu, pun juga Adinda Agustaf mungkin bisa lihat situasional. Ini persoalan pribadi dan miskomunikasi ini sudah kami selesaikan, "katanya.

Sementara itu Agustaf menjelaskan bahwa maksud kedatanganya ke PUTR itu untuk menayakan usulan anggota DPRD Banyuasin H Saharudin AR terkait pembangunan jalan di Kelurahan Seterio apakah sudah masuk dalam anggaran atau tidak.

"Dewan Dapil 5 inikan pak Saharudin, dimana ada aspirasi warga Seterio minta dicorkan jalan. Pak Sahar bilang sudah ia usul dan Pak Sahar minta saya cek usulan itu apakah sudah masuk atau belum. Kalau sudah ada Pak Sahar minta sampaikan ke masyarakat bahwa usulan mereka sudah dan tinggal menunggu jadwalnya untuk di bangun, "katanya.

Jadi kalau ada yang bilang dirinya menekan minta proyek itu ngak benar dan antara dirinya dan Pak Yos tidak ada pembicaraan soal itu. "Jadi kalau ada yang bilang saya nekan minta proyek itu hoax ngak benar, "katanya.

Terlepas dari itu semua lanjut Agustaf, persoalan yang terjadi antara dirinya dengan Yos Karimudin murni miskomunikasi dan telah diselesaikan secara kekeluargaan. "Ini murni persoalan pribadi kami berdua dan sudah clear, "tandasnya. (Adam)

Post a Comment