BANYUASIN.KBRS - Cuaca ekstrim yang terjadi dilaut Tanjung Serai wilayah Perairan Banyuasin berdampak buruk terhadap speedboat merek awet muda yang membawa penumpang sebanyak 55 orang dihantam gelombang ombak, Rabu (3/1) pukul 17.00 Wib.Akibat kecelakaan tunggal itu, sebanyak 2 orang tewas dan 11 orang hilang tenggelam.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kemarin jika speedboat yang diserangi Adi Warga Karang Agung Kecamatan Lalan Muba ini membawa 55 orang dari Karang Agung Kecamatan Lalan Muba hendak menuju ke Kota Palembang. Tiba di laut Tanjung Serai Perairan Banyuasin speedboat mengalami kecelakaan yang disebabkan angin kencang disertai gelombang setinggi 3,5 meter. 

Kecelakaan speedboat ini terjadi, menurutnya diduga tidak kuat menahan terjangan angin kencang dan gelombang ombak yang tinggi lantaran tidak dapat dikendalikan serang karena diduga melebihi kapasitas penumpang sehingga terbalik di laut tersebut. 


"Akibat kejadian itu membuat para penumpang harus menyalamatkan diri masing-masing. Naasnya sebanyak 2 orang tewas dan 11 orang hilang tenggelam," ujar Kapolres Banyuasin AKBP Yudhi Surya Markus Pinem, Sik melalui Kasuba Humas Polres Banyuasin AKP Ery Yusdi, kepada Palembang Ekspres kemarin.


Hingga saat ini, ia menerangkan jika Tim gabungan dari Satpolair Polres Banyuasin, Direktorat Polair Polda Sumsel dan Basarnas Palembang terus melakukan pencarian terhadap korban yang hilang dilaut.
"Oleh Polairud, saat itu korban dibawa ke Pos Polairud direktorat Simpang PU Muaro.
Selanjutnya korban yang tewas dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang. (Adam)

Post a Comment