Ads (728x90)

class="separator" style="clear: both; text-align: center;">

OKI, KBRS -- Mengantisipasi terjadinya kerusuhan selama rangkaian pelaksanaan pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Ogan Komering Ilir (OKI), Kepolisian Resor (Polres) OKI menggelar simulasi pengamanan calon bupati dan calon wakil bupati di stadion mini, Kayuagung, OKI, Kamis (25/1/2018). 

Kapolres OKI, AKBP Ade Harianto SH MH menjelaskan, simulasi ini meliputi pengamanan masa, mulai dari saat unjuk rasa hingga terjadinya kerusuhan. “Simulasi ini diharapkan dapat lebih menyiapkan personil saat di lapangan,” katanya kepada Wartawan saat melakukan pemantauan simulasi yang menyiapkan sebanyak 180 personil.
Kapolres menegaskan, dalam melakukan tugasnya, para petugas harus bekerja sesuai SOP. 
Pengamanan ini sendiri, menurutnya, akan dilakukan selama rangkaian pilkada mulai dari masa deklarasi hingga akhir nanti. “Sebentar lagi penetapan, dan selanjutnya kampanye, tentunya kita harus siap,” tegas Kapolres.

Ditambahkan, AKP Iksan SE selaku Komandan Kompi (Danki) Pengendalian Masa (Dalmas) bahwa, dalam pra-simulasi pengamanan ini, pihaknya mengerahkan beberapa regu yang disimulasikan menghadapi para pengunjukrasa. 
“Mulai dari regu negosiator, peleton pengendalian masa (dalmas), regu pengurai masa (raimas), hingga peleton lanjutan atau peleton inti,” jelas AKP Iksan.
Danki yang keseharian menjabat sebagai Kasat Sabhara Polres OKI ini menjelaskan, dalam simulasi ini selain melihat kesiapan personil juga melihat kesiapan alat yang akan digunakan selama pengaman pilkada nanti. Mulai dari mobil barier, mobil penyemprot, kendaraan pengurai masa, hingga alat lainnya.
“Selanjutnya nanti rencana juga akan ada simulasi lanjutan, yaitu gabungan antara Polri, TNI, dan Brimob. Rencanya pada 14 Februari di Setda Kabupaten OKI,” tandasnya. (Sanfriawan)

Post a Comment