PRABUMULIH, KBRS- Terkait akan mencalonkan lagi menjadi Walikota Prabumulih pada pilkada serentak 2018 ini, Ridho Yahya akan cuti dan meletakkan jabatannya sebagai Walikota Prabumulih pada 8 Februari 2018 mendatang.

Suami Sri Ngesti Rahayu, yang juga Ketua DPD Partai Golkar Prabumulih menambahkan, akan ada Pelaksana Tugas (Plt) Walikota yang menggantikannya menjalankan roda pemerintahan di Kota Seinggok Sepemunyian ini.


"Penetapan calon oleh KPU memang 12 Februari, namun pada 8 Februari saya sudah cuti. Biar lebih fokus menghadapi Pilkada Serentak 2018," kata adik kandung Mawardi Yahya ini,  Rabu(3/1/2018).

Ia melanjutkan, pihaknya sendiri belum tahu. Siapa Plt Wali kota (Wako) yang akan menggantikannya, untuk menjalankan roda pemerintahan di 'Bumi Seinggok Sepembuyian' ini.

"Belum tahu siapa, untuk jelasnya silakan tanya ke provinsi saja. Bisa siapa saja nantinya, Gubernur yang menunjuknya untuk jadi Plt Wako," ujar ayah tiga anak ini.

Sambungnya, disinggung soal melawan kotak kosong. Ia menyatakan kesiapannya, meski sejauh ini hal tersebut masih bisa berubah karena pendaftarannya baru dibuka 8-10 Januari mendatang.

"Sejauh ini, kita didukung oleh 9 partai politik (parpol) untuk maju Pilkada Serentak. Kecuali, Partai Persatuan Pembangunan (PPP)," jelasnya.

Ridho menegaskan  tidak ada deklarasi bersama parpol yang mengusungnya. "Hanya mendaftar bersama-sama ke KPU, tidak ada deklarasi," tandasnya.(bmg/*)

Post a Comment