BANYUASIN, KBRS - Pemasangan jaringan pipa gas grisik - pusri yang dilakukan PT Pertamina Gas (Pertagas) di wilayah Kabupaten Banyuasin, dipersoalkan Pemerintah Kabupaten Banyuasin.

Karena pihak PT Pertamina Gas selaku pihaknya yang bertanggungjawab dalam pemasangan pipa gas grisik - pusri tersebut, dianggap kurang komunikasi atau koordinasi dengan pihak terkait di wilayah Banyuasin.

"Kita sangat sayangkan hal tersebut,"kata Syahril, kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banyuasin, ketika ditemui usai rapat koordinasi dengan PT Pertagas, PDAM Tirta Betuah serta instansi terkait lainnya di aula Dinas Lingkungan Hidup Banyuasin, kemarin.

Karena jika ada koordinasi yang baik antar PT Pertagas dengan instansi terkait di lingkungan Pemkab Banyuasin, dipastikan tidak akan banyak persoalan yang muncul."Harusnya koordinasi dengan baik,"bebernya.

Berbagai persoalan muncul pasca pemasangan jaringan pipa gas di wilayah Banyuasin, mulai dari kerusakan jaringan PDAM Tirta Betuah, fasilitas umum rusak, kemacetan panjang di jalintim hingga puluhan kilometer, penebangan pohon tanpa koordinasi lag.

"Patalnya lagi bekas timbunan dibiarkan, usaha warga terhenti, jalanan menjadi kotor dan lain sebagainya.Diharapkan dalam rapat koordinasi ini, pihak PT Pertagas dapat segera memperbaiki hal tersebut," tegasnya.

Camat Banyuasin III, Alpian meminta dengan tegas kepada PT Pertagas agar mengembalikan galian pipa gas seperti sediakala."Jangan dibiarkan saja,"katanya. Karena banyak masyarakat yang sudah mengeluhkan hal tersebut, apalagi banyak bekas galian itu menyebabkan jalan menjadi becek dan lain sebagainya."Harusnya berkoordinasi,"bebernya.

Eko Yoga Tama, manager PT Pertagas mengucapkan terima kasih banyak atas saran, kritik yang diberikan kepada pihaknya. Sehingga dengan begitu, pihaknya dapat mengatasi persoalan - persoalan yang menghambat pemasangan PT Pertagas itu."Kita akan berkoordinasi antar instansi lainnya, agar tidak terulang kembali,"katanya. Mulai dari masalah lalu lintas, PDAM, penebangan pohon dan lain sebagainya. 

Nantinya jika sudah dipasang pipa gas itu, maka masyarakat kedepannya dapat dialiri jaringan pipa gas kesetiap rumah."Seperti di Palembang, Prabumulih, Muara Enim,"pungkasnya. (Adam)
Attachments area

Post a Comment