PRABUMULIH, KBRS- Pemerintah kota (Pemkot) nampaknya benar-benar serius, untuk mendorong pembangunan Fly Over atau Jembatan Layang yang melintasi rel kereta api di Kelurahan Patih Galung, Kecamatan Prabumulih Barat.

Keseriusan tersebut ditunjukan dengan mengajukan izin ke PT Kereta Api Indonesia (KAI) terkait rencana pembangunan tersebut, dan usaha tersebut telah membuahkan hasil dan izin telah dikantongi.

"Saya diperintah Pak Wako, untuk mengurus. Usulan izin kita sudah diterima, dan izinnya untuk pembangunan Fly Over yang melintasi rel kereta api. Sudah kita kantongi," tegas Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub), HM Yusuf Arni SPd MM kepada media ini,  Jumat (5/1/2018).

Selama ini, ungkapnya selama ini kawasan tersebut rawan macet. Karena, banyaknya kendaraan yang melintas di lokasi tersebut. Dengan, dibangunnya Fly Over menurutnya kemacetan di lokasi tersebut bisa diurai dan tidak terjadi lagi.

"Ada Fly Over tersebut bisa mengurangi angka kecelakaan di lokasi tersebut. Sehingga, jalan juga menjadi lebar dan luas," ujarnya pria yang masih menjabat Asisten II.

Lanjutnya, sebelumnya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) telah mengusulkan ke Kementerian PUPR, untuk menjemput bola supaya pembangunan Fly Over bisa direalisasikan.

"Sudah dianggarkan sekitar Rp 1,5 miliar, sebelumnya oleh Pemkot penyusunan DED (Detail Engineering Desain) untuk proyek Fly Over tersebut antara Dinas PUPR dan Bappeda (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah)," kata dia.

Yusuf mengatakan, kalau semua persyaratan sudah berupaya dipenuhi oleh Pemkot, untuk mendorong pembangunan Fly Over tersebut sehingga bisa direalisasikan tahun ini.

"Mudah-mudah, semua upaya kita yang telah dilakukan bisa membuahkan hasil. Dan, tahun ini pembangunannya sudah bisa diwujudkan oleh Kemen PUPR," harapnya.

Sementara itu, Kepala PUPR, Ir M Supi menjelaskan, kalau pembuatan DED telah dilakukan oleh pihaknya bersama Dinas PUPR untuk mendorong supaya pembangunan Fly Over tersebut bisa direalisasikan.

"Iya, untuk mendorong realiasi pembangunan proyek Fly Over. Atas perintah Pak Wako, DED-nya sudah kita buat bersama dengan Dinas PUPR. Kita berharap pembangunan Fly Over tersebut bisa direalisasikan," kata dia.

Apalagi, ungkapnya adanya Fly Over tersebut sangat membantu dalam penataan kota ini, untuk mengatasi kemacetan dan sering terjadinya angka kecelakaan lalu lintas di lokasi tersebut.

"Panjang Fly Over tersebut sekitar 300 meter, mulai dari depan SMPN 4 hingga ke rumah pengacara H Jhon Fitter S SH MH," tandasnya.(bmg/*)

Post a Comment