PRABUMULIH, KBRS- Panitia Pengawas Lapangan (PPL) merupakan ujung tombak pengawasan atau matanya Panitia Pengawas Kota (Panwaskot), untuk Pilkada Prabumulih setidaknya dibutuhkan 37 orang.

Itu artinya, setiap satu kelurahan atau desa dibutuhkan satu PPL untuk menjalankan fungsi dan tugasnya. Yaitu, sebagai pengawas pemilu yang menentukan kualitas pemilu itu sendiri.

Ketua Panwaskot, Herman Julaidi SH menyebutkan, kalau PPL tersebut, sekarang ini tengah dalam perektrutan oleh Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam).

"Kita punya 6 Panwascam sekarang ini tengah melakukan seleksi perekturan di wilayahnya masing-masing untuk membantu atau perpanjangan tangan kita di tingkat kelurahan/desa. Sesuai aturan, satu kelurahan atau desa ditempatkan satu PPL," kata Herman ketika dibincangi  GLOBALPLANET. news,  Jumat(5/1/2018).

Mantan Anggota DPRD ini menyebutkan, kalau Panwascam diberikan waktu sekitar 30 hari, untuk menyelesaikan perekturan PPL tersebut. Pasalnya, pada awal Februari mendatang, kata dia para PPL tersebut sudah mulai melaksanakan pengawasan di tingkat kelurahan atau desanya masing-masing.

"Pilkada Serentak pada 27 Juni mendatang, sudah semakin dekat. Karena, awal bulan 2 PPL sudah bekerja. Dan, nantinya melaksanakan tugasnya merekrut asisten PPL," ujarnya.

Disebutkan, Herman setidaknya dibutuhkan sekitar 441 orang asisten PPL yang tersebar di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS), untuk melakukan kontrol dan pengawasan di TPS ketika hari H pelaksanaan pemungutan suara.

"Satu asisten PPL, bertugas di satu TPS yang berjumlah 441. Untuk melaksanakan penyelenggaraan Pilkada Serentak, supaya berjalan dengan baik dan minim pelanggaran," jelasnya.

Post a Comment