Ads (728x90)

class="separator" style="clear: both; text-align: center;">

PRABUMULIH, KabaRakyatsumsel.com-Pembangunan pemasangan dinding penahan tanah proyek double track yang dikerjakan pihak PT. Nindya Karya (NK) nampaknya telah menutup akses bagi kendaraan khususnya roda empat untuk melintas. Pasalnya jalan yang kesehariannya digunakan warga Sidogede RT. 010 RW. 005 Kelurahan Mangga Besar Kecamatan Prabumulih Utara ini mengecil lantaran digarap pihak NK hingga memakan seperempat (1/4) badan jalan.

Penggarapan yang dilakukan untuk pembuatan pondasi dinding penahan tanah disinyalir warga dilakukan pihak NK hanya sepihak, hal ini diungkapkan warga setempat Markos (40) sopir travel. Dia merasa pihak NK tidak ada pemberitahuan sebelumnya kepada warga akan penggarapan jalan tersebut. "Seharusnya pihak NK melakukan koordinasi dengan warga setempat guna kelancaran kepentingan bersama ungkapnya kepada kabarakyatsumsel.com

Sebelum ada penggarapan semestinya pihak NK memfasilitasi akses jalan warga, bukan sertamerta mementingkan kepentingan koloni yang ujung-ujungnya merugikan masyarakat.
Sekarang yang perlu diantisipasi ungkap Markos, jika terjadi kebakaran apakah dengan kondisi jalan tersebut bisa dilalui kendaraan pemadam kebakaran (Damkar).

"Bagaimana jika kampung ini ada yang akan melangsungkan kegiatan hajatan, seperti pernikahan ataupun kematian, apakah bisa jalan tersebut dilalui kendaraan truck pengangkut tenda, semua tentunya membutuhkan pertimbangan," cetusnya.

Terpisah sopir pedagang kalangan, Sukir (43) ia merasa dirugikan dengan kondisi penyempitan jalan tersebut, "Kendaraan saya ini bermuatan penuh peralatan rumah tangga yang akan saya jual dukalangan pak,"  ungkapnya kepada media ini. 

Selama ini kita aman-aman saja melintas, terus apakah dengan adanya proyek double track ini kita harus meniti jalan pinggir parit tandasnya sembari mengungkapakan siapa yang dirugikan jika mobil warga terperosok dan terbalik.

Sementara itu Lurah Kelurahan Mangga Besar Joni Panhar, ST saat dikonfirmasi, beliau cukup prihatin dengan keadaan tersebut. "Kita akan melakukan upaya perundingan baik kepada warga maupun pihak NK guna mencapai suatu kesepakatan untuk kepentingan bersama. Dalam permasalahan ini tentunya kita berharap NK bisa bekerjasama memberikan konvensasi terhadap dampak lingkungan wilayah kerja sesuai dengan harapan  yang telah diutarakan warga,"Ungkapnya". (ZULKARNAIN)

Post a Comment