PRABUMULIH, KabaRakyatsumsel.com - Media Sosial  (Medsos) menjadi sarana baru dalam sosialisasi politik akhir - akhir ini. Melalui peran medsos, para relawan pendukung, kader dan simpatisan partai politik akan mulai menyampaikan visi dan misi pasangan calon yang didukungnya.

Hal ini merupakan salah satu ajang pendidikan politik bagi para pembaca dalam mengenal sang calon dan rencana program kerja yang ditawarkan. Namun ada kalanya medsos dapat memberikan dampak negatif apabila didalamnya terdapat unsur SARA, Provokasi, black campaign, dan Ujaran kebencian yang dapat menciderai pesta demokrasi yang akan diselenggarakan.

Dalam mengantisipasi tindak kejahatan di dunia maya tersebut, kepolisian Resor Prabumulih menyiapkan personilnya untuk melakukan cyber patrol (patroli siber) selama pelaksanaan Pemilukada serentak tahun 2018 di Kota Prabumulih.

Personil Cyber Patrol Polres Prabumulih sendiri dibentuk dari gabungan beberapa satuan, seperti Intelijen, Humas, Binmas, Sat Sabhara, Reskrim maupun personil di empat Polsek Jajaran. Tim ini di khususkan untuk memantau segala bentuk tindak kejahatan di medsos selama 24 jam penuh.

Kapolres Prabumulih AKBP Andes Purwanti, S.E., M.M melalui Kasubbag Humas Polres Prabumulih AKP A.H Fadillah saat dikonfirmasi mengatakan kegiatan patroli siber ini merupakan salah satu langkah yang dilakukan Polres Prabumulih guna menjamin kelancaran Pemilukada serentak 2017 di Kota Prabumulih.

"Polres Prabumulih juga menghimbau kepada masyarakat Kota Prabumulih agar tidak menggunakan media sosial dan media online untuk hal-hal yang negatif, jangan mudah terhasut dengan hal-hal yang belum diketahui kebenarannya," Ujar AKP Fadillah. (Ard)

Post a Comment