BANYUASIN, KBRS --  Pelanggaran hukum atau perilaku menyimpang, sadar atau tidak sadar pernah kita alami atau kita lakukan. Pelanggaran hukum atau penyimpangan sosial dapat terjadi dimanapun dan dilakukan oleh siapa saja, sejauh mana penyimpangan itu terjadi, besar atau kecil penyimpangan itu. 

Lingkungan sosial yang kurang memberi fasilitas, dan kebudayan yang menyimpang yaitu suatu kebudayaan khusus yang normanya bertentangan dengan aturan budaya pada umumnya. Misalnya buang sampah sembarangan akan menjadikan lingkungan yang kumuh.

Keadaan seperti ini akan memicu dan memperluas lingkup terjadinya pelanganggaran hukum dan berdampak terhadap masyarakat sekitar untuk mengikutinya. Jika masyarakat tidak mempunyai kesadaran sosial yang kuat atau pengetahuan yang lemah akan perilaku menyimpang, maka dengan mudah yang lain akan terpengaruh dan terbawa dalam kondisi yang sama seperti halnya membuang sampah sembarangan.

Dengan keadaan seperti ini harus lebih ditingkatkan kesadaran masyarakat, serta memberikan informasi-informasi dan peraturan yang lebih khusus, dan mungkin mengadakan denda jika membuang sampah sembarangan, sehingga tidak ada lagi yang melanggar dan tertib mematuhi peraturan yang ada. 

Dan terbentuklah masyarakat yang bermoral dan menghindari perilaku-perilaku melangar hukum karena harus menanamkan kesadaran hukum yang tinggi sehingga bisa merubah lingkungan kita menjadi lebih bersih dan sehat.

Namun hal tersebut masih jauh dari harapan, ini terbukti masih banyaknya warga setempat yang membuang sampah sembarangan di pinggir jalan yang tak jauh dari kantor PDAM Desa Lubuk Lancang Suak Tapeh, sehingga  sehingga sangat menggangu setiap orang yang melintas karena baunya yang tidak sedap.

Mawan (37) mengungkapkan kalau dirinya selalu mengeluh dengan adanya bau yang tidak sedap ditimbulkan dari sampah-sampah yang dibuang masyarakat sembarangan yang tak jauh dari Kantor PDAM Desa Lubuk Lancang. Bau yang ditimbulkan dari sampah liar itu benar - benar tidak sedap, terlebih jika musim hujan.

Warga yang telah tinggal puluhan tahun dilokasi sekitar ini juga menuturkan lokasi pembuangan sampah itu adalah lahan milik warga dan awalnya dulu cuma satu dua orang yang membuang sampah dilokasi itu, lama kelamaan menjadi banyak.

"Itu lahan orang, kasian juga kita lihatnya sampah dibuang orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Kita yang tinggal sekitar juga merasa tidak nyaman dengan baunya," ucapnya, Sabtu (16/12).

Zakaria warga setempat menambahkan kalau pemilik lahan juga buasa meradang dengan membuang sampah-sampah itu ditengah jalan tapi masyarakat yang tidak bertanggung jawab itu tidak sadar diri.

"Diakuinya kalau musim penghujan seperti saat sekarang ini, sampah - sampah tersebut berhamburan di tengah jalan karena terhanyut oleh air, apalgi jalan yang berlobang disekitar lokasi sampah tersebut, air yang tergenang bercampur dengan sampah," ujarnya. (Adam)

Post a Comment