OGAN ILIR, KBRS - Selama tahun 2017, petugas jajaran Polres Ogan Ilir (OI) telah memberhentikan tidak dengan  hormat (PTDH) lima anggotanya  dengan berbagai pelanggaran.  Mulai dari pelanggaran disiplin hingga terlibat kasus tidak pidana narkotika.
Hal ini dikatakan Kapolres Ogan Ilir AKBP Gazali Ahmad S.IK MH saat jumpa pers, Kamis sore (28/12/17).

Selain  pemecatan terhadap anggotanya yang indisipliner kapolres  juga membeberkan sejumlah kasus yang ditangani Sat reskrim. Yaitu dari jumlah tindak pidana 451 kasus  yang berhasil diselesaikan 261 kasus.

Dengan rincian Curat 140 kasus,  curas 61, curanmor 31, judi 9 kasus dan lain-lain 212 kasus,"jelas kapolres dihadapan awak media.

Dia juga mengatakan, bila  jumlah tindak pidana tahun 2016-2017 terjadi penurunan 20,22 persen (182 kasus), Sedangkan penyelesaian kasus mengalami kenaikan 15,64 persen. Untuk itu kapolres sangat mengapresiasi kerja keras para anggota dan  akan memberikan riword. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kinerja para anggotanya.
  
Selain beberapa kasus tersebut kapolres menjelaskan atensi dari kepolda tentang kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Di Ogan Ilir ada lima kasus dan terdapat lima  tersangka.  Pihaknya juga mengamankan barang bukti  berupa tiga bilah parang panjang satu pahat besi dan rumput  sisa kebakaran,"tuturnya.

Dalam jumpa pers tersebut juga dihadirkan para tahanan dan kapolres memberikan wejangan kepada seluruh tahanan tersebut untuk bertaubat dan kembali kejalan yang benar,"tukasnya.( her)

Post a Comment