OKU Selatan, KBRS-Pemadaman listrik di OKU Selatan tampaknya sudah dianggap biasa. Sehari bisa 10 kali terjadi pedaman listik. Meski masyarakat OKU Selatan sering mengeluhkan hal ini ke PT PLN Rayon OKU Selatan, tapi tampaknya tak ada perubahan berarti. Masyarakatpun berkali-kali menggelar aksi unjuk rasa terkait hal ini, tapi pihak PLN OKU Selatan, makin rajin memadamkan listriknya.

Peralatan elektronik warga pun, tak terhitung lagi mengalami gangguan bahkan kerusakan akibat tak stabilnya daya listrik akibat pemadaman. Pengusaha kecil seperti pengusaha warnet, pengusaha es hanya bisa mengelus dada dan terus menghitung kerugian yang makin dalam mereka alami. 

Kecaman dari DPRD dan Pemkab OKU Selatan agar PLN Muara Dua memperbaiki kendala agar tak terjadi pemadama listik, dianggap angin lalu. PLN "keukeh" padam listriknya.


Datangnya musim hujan, menjadi alasan tepat dan ampu dari pihak PLN yang katanya tiang PLN roboh atau pohon tumbang. Namun banyak warga OKUS bertanya apa iya listrik padam karena pohon tumbang.

Lalu bagaimana para pelanggan PLN di OKU Selatan bisa menikmati listrik tanpa pemadaman, di era milenium. Mari kita berdoa agar pemadaman tak lagi terjadi.(hn)


Post a Comment