BANYUASIN, KBRS -- Gelaran pekan olahraga Provinsi Sumatera Selatan yang berlangsung sejak 18 hingga 26 November 2017 telah di tutup dan di sambut bahagia oleh kontingen Atlit asal Banyuasin.
Rasa bahagia dan bersyukur tersebut terpancar, saat melihat perolehan medali dan peringkat yang di dapat oleh atlit Kabupaten Banyuasin dari 24 cabang olahraga yang di ikuti. Untuk Juara umum dalam Porprov Sumsel di raih oleh Kontingen Atlit Kota Palembang, Sedangkan untuk Juara 2 di raih oleh Kontingen Atlit Kabupaten Musi Banyuasin, dan dengan targetan untuk dapat menjadi Juara 3 akhirnya Kontingen Atlit Kabupaten Banyuasin berhasil dengan mengumpulkan 30 medali emas.

Dikatakan, Kepala Disdikporapar Kabupaten Banyuasin, Harun Samsudin melalui Kabid Dispora Kabupaten Banyuasin, A Sanusi, dirinya sangat bangga dan bersyukur atas perolehan yang di perjuangkan ratusan atlit Kabupaten Banyuasin. Mereka dapat menorehkan prestasi yang sangat membanggakan nama Daerah Banyuasin di kanca pekan olah raga provinsi sumatera selatan.

" Alhamdulilah, meski kekurangan atlit Banyuasin tetap meraih prestasi, jadi target pihak kita untuk dapat masuk ke peringkat ketiga tahun ini tercapai," katanya  Minggu (26/11).

Oleh karna itu, inilah kemampuan atlit Banyuasin dan saya mengucapakan banyak terima kasih kepada para pelatih offcial serta masyarakat yang mendukung selama atlit berjuang untuk meraih prestasi terbaik ini.

" Atas nama pihak Pemerintah Daerah juga turut mengapresiasi keberhasilan ini dan berharap kedepan akan lebih baik lagi prestasinya." Ucapnya
Sanusi juga mengungkapkan, dari sarana dan prasarana falam olah raga pihaknya mengakui masih banyaknya kekurangan, namun kedepan prioritas adanya sarana yang di butuhkan untuk dapat menorehkan prestasi yang lebih cemerlang lagi akan segera di upayakan dapat ada.
" Memang belum ada sarana sepert panjat tebing, karna dalam cabang olah raga panjat tebing 21 medali emas di siapkan, tapi kita hanya mampu mendapat dua medali perunggu." Jelasnya
Untuk itu, juga pihak kami juga telah merencanakan untuk dapat memenuhi hal itu, termasuk dengan di imbangi dengan mencari bibit atlit sejak usia dini turut dilakukan di kalangan pelajar.

" Rencana sudah ada dan pencarian serta pembinaan atlit sejak dini seperti dalam gelaran O2SN  terus kita laksanakan." Pumgkasnya. (Adam).

Post a Comment