OGAN ILIR, KBRS - Unit pidana koropsi {pidkor} satreskrim Ogan Ilir telah malakukan operasi tangkap tangan [OTT} dari oprasi tersebut membuat oknum pegawai negeri sipil dilingkungan pemkab Ogan Ilir ini sial YS yang bertugas di Dinas pemberdayaan masyarakat desa [PMD] kabupaten OI, harus berurusan dengan kepolisian, 

Dari OTT tersebut polisi telah mengamankan uang 42 juta dan 25 juta rupiah dengan total 67 juta rupiah,dari uang tersebut yang ter indikasi diduga gratifikasi senilai uang 3 juta rupiah untuk pengurusan  pencairan dana ADD 2017,sedangkan sisinya untuk biaya pelatihan.' kata Satreskrim polres OI Agus Sunandar SIk didampingi kanit pidkor Iptu Sondi Fraguna Kamis, 2/11 2017 di halaman parkir kantor kasad reskrim Mapolres OI pada beberapa awak media.

Ketika disingungg siapa tersangkanya, Agus Sunandar menjelaskan, hingga sekarang pihaknya masih belum menetapkan tersangkanya, karena dalam pendalaman dan penyelidikan. "Dari pemeriksaan maraton yang kami lakukan, baru satu orang yang terindikasi menjadi tersangka yaitu berinisial YS," jelasnya. Dari pantauan media ini, hingga kamis sore, pukul 16.30 WIB, pasca terjadinya OTT di Dinas BPMPD Ogan Ilir, pelayanan masih berjalan seperti biasa.(her)



Post a Comment