OKI, KBRS - Kita sudah pasti tahu semua, keberadaan guru merupakan hal yang sangat penting seantero ini, kita pun tak dapat memungkiri bisa membaca, menulis serta keberadaan kita sekarang ini, jabatan kita, kedudukan bahkan profesi apapun kita hal itu tak lepas dari jasa guru.

Sosok sederhana yang tak pantang menyerah serta mempunyai keinginan kuat mendidik muridnya adalah Muhari Adnan. Ia dipercaya menjadi Kepala SMP 4 Cengal OKI Sumsel.

"Sudah mengabdi selama enam tahun, alhamdulillah jarak tempuh dari rumah ke sekolah melintasi dua lama yaitu darat dan laut. Didaratan naik sepeda motor, lalu untuk kelaut kami naik ketek," terangnya di SMP 3 didampingi Mulyadi yang juga ketua MKSS-juga Kepala SMP 3 OKI, Kamis (23/11)

Mulanya tersirat difikirannya, dengan kondisi jarak tempuh mengajarnya ini, dirinya tak akan lama mengajar.

"Tapi seiringnya waktu, saya mencintai anak-anak dan masyarakat disana. Banyak pengalaman sedih dan lucu. Saya bersama pengajar lain bertekad agar anak-anak ini juga mampu bersaing dengan anak-anak dikota. Terbukti, saat ini anak murid kami sudah ada melanjutkan ke jenjang SMA, baik ke Kayuagung bahkan ke Palembang dari kota-kota lainnya," terangnya. Berkat pengabdiannya pula, ia dinobatkan menjadi Kepala Sekolah Berdedikasi mewakili Sumsel tahun 2017

Sementara itu Kepala Dinas Pendiidkan dan Kebudayaan OKI Masherdata, saat ditemui disela-sela rapat di SMPN 3 OKI mengatakan di OKI guru dan Kepsek berprestasi cukup banyak.

"Saat memperingati HUT RI beberapa bulan lalu, ada guru berprestasi diantaranya Muhari Adnan. Ia membawa harum nama OKI dan Sumsel karena dinobatkan sebgai Kepala Sekolah Berdedikasi tingkat Nasional," terang Masherdata.

Muhari Adnan sambung Masherdata, merupaka Kepsek yang lumayan tangguh."Tempat ia mengabdi di SMP 4 Cengal merupakan Kecamatan pinggiran di OKI, artinya daerah ini perairannya lebih banyak dari daratan. Sekolah ini pun cukup jauh dari kediamannya. Ia menggunakan kendaraan roda dua dan kendaraan laut alias ketek, hal ini dilakukannya dalam rangka mengabdikan diri untuk dunia pendidikan dan mencerdaskan anak bangsa," jelasnya.

Ditempat terpisah, Kia salah satu mahasiswi Fakultas Peternakan Unsri mengaku guru baginya adalah segalanya. "Karena merekalah yang cerdaskan anak bangsa dan tanpa guru kita bukan siapa-siapa. Karena itu pantas mereka menyadang gelar Pahlawan tanpa Tanda Jasa," paparnya. Selamat Hari Guru.(her)



Post a Comment