PALI,KBRS - Sejumlah awak media sesali perlakuan oknum Kadisdukcapil PALI, saat mereka hendak mengkonfirmasi masalah rekaman E-KTP yang sudah dikerjakan oleh Disdukcapil PALI.

Awak media yang hendak konfirmasi malah mendapat perlakuan kurang mengenakkan.

"Kami datang bertiga dari media online,Potret Sumsel.com, Sumsel news,Dankabarakyatsumsel.com,  dengan baik baik.Niatnya ingin konfirmasi mengenai pekerjaan yang dikerjakan oleh Disdukcapil, antara Lain mengenai Rekaman E_KTP yang Sudah dikerjakan oleh pihak mereka," ungkap wartawan KabaRakyatsumsel.com Januri Sendi.

Bukannya dilayani dengan baik, Kadisdukcapil PALI Rusmaliza malah berkata dengan nada tinggi untuk konfirmasi terlebih dahulu ke Kabid Pendataan. Ketiga wartawan ini serempak menjawab, sudah menemui Kabid Pendataan bernama Gentah. Yang bersangkutan Gentah mengaku belum faham karena baru di posisi ini.

Malah saat menemui Kadisdukcapil malah dibilang masih sibuk.

"Kami merasa tak dihormati selaku pencari informasi yang diperlakukan kasar.Mencari berita tugas kami sebagai wartawan. Kita juga dibekali Surat Tugas dan Kartu Pers.Dan bukan wartawan abal-abal atau wartawan bodrek," ujar Lendri, Rabu (22/11)

Sementara itu, Riyan wartawan Sumselnews.com menyesalkan perlakuan Kadisdukcapil PALI yang seolah tak tahu masalah tentang pembuatan dan perekaman E-KTP.

"Parahnya lagi, kita ingin konfirmasi langsung ke dia, malah disambut kata kata kasar," terang Riyan. Mereka bertiga, lanjut Riyan sebelumnya sudah mengisi buku tamu.Sebelum dipanggil, mereka menemui Kabid Pendataan bernama Gentah, namun yang bersangkutan mengaku belum faham.

"Beliau (Gentah) mengatakan belum begitu mengerti dan tak wewenang untuk menjawab pertanyaan kami. Selang 15 menit, kami dipersilahkan masuk ke ruangan Kadisdukcapil. Saat dilontarkan pertanyaan mengenai sudah berapa banyak rekaman E-KTP yang dikerjakan Disdukcapil, bukan dijawab malah bersangkutan mengatakan sibuk dengan nada cukup keras dan kalau mau menanyaan terkait hal iti, silahkan ke Kabid Pendataan. Lho malah saling lempar," papar Riyan.

Padahal lanjut Riyan, Bupati PALI Heri Amalindo saat peresmian Kantor PWI PALI, berpesan kepada Kepala Dinas untuk tidak ilfil (ilang feeling) saat menghadapi awak media.

"Malah Kadisdukcapil ini tak hargai kita. Apakah ia contoh Kepala Dinas yang baik, saya rasa tidak," tandas Riyan lagi.(sendi)

Post a Comment