OGAN ILIR, KBRS- Bertempat di ruang rapat Bupati Ogan Ilir, gelar rapat koordinasi terkait program Pemerintah Daerah Satu Desa Satu Diniyah bersama Dinas Pendidikan dan kebudayaan Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa (BPMPD), Kesbangpol, para Camat, MUI, dan pimpinnan Ponpes Kabupaten Ogan Ilir, Rabu (1/11).
latar belakang program ini adalah adanya kekawatiran Bupati Ogan Ilir HM Ilyas Panji Alam terhadap menurunnya moral ummat khususnya generasi muda di Kabupaten Ogan.Ilir.

Dalam hal ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan selaku motivator realisasi program  memiliki kewajiban melaksanakan pembangunan fisik gedung dan keperluan alat tulis, melalui program APBD dan pembinaan.

Sementara yang berkenaan dengan operasional pendanaan menjadi tugas dan tanggung jawab BPMPD Kabupaten Ogan Ilir, baik bersumber dana dari APBN maupun APBD.
Islah Qori Kadisdikbud Kabupaten Ogan IlIr mengatakan, Madrasah Diniyah merupakan pendidikan non pormal, para pendidiknya bukan dari PNS, tetapi disediakan atau ditunjuk oleh para Camat dan Kepala Desa.

Ditetapkan pelaku pendidik masing-masing Diniyah sebanyak tujuh orang terdiri empat orang tenaga pengajar, satu orang pengawas dan dua orang administrasi,"tutp nya (her)

Post a Comment