BANYUASIN, KBRS - Kondisi jembatan penghubung Makarti Jaya sudah sangat memprihatinkan, untuk melintasi saja masyarakat  ekstra hati-hati. Soalnya tiang besi penyangga jembatan sudah kropos dan nyaris patah lantaran dimakan usia.

Masyarakat maupun anggota DPRD Banyuasin dari Dapil III sudah berkali-kali mengusulkan kepada Pemkab Banyuasin. Hanya disayangkan hingga saat ini  belum ada tanggapan dari Pemkab Banyuasin dengan alasan defisit anggaran.
"Masyarakat sudah menunggu supaya jembatan yang menghubungkan masyarakat antara Lingkungan 1 dan II Kelurahan Makarti Jaya ini untuk diperbaiki. Apalagi jembatan itu sangat vital untuk perputaran ekonomi," ujar Fatma ibu rumah tangga yang selalu mengantarkan anaknya ke sekolah.

Dirinya mengkhawatirkan sewaktu-waktu akan terjadi ambruk karena tiang jembatan sudah tak kuat lagi menahan beban berat. Jembatan ini satu-satunya akses masyarakat untuk lalu lalang beraktivitas, jika ambruk sudah pasti akan lumpuh."Kita berharap Pemkab Banyuasin mencarikan solusi agar jembatan itu secepatnya memperbaiki,"pintanya.
Setiap kali anggota dewan datang ke sini, masyarakat sering mengingatkan perbaikan jembatan atau membangun jembatan baru. Malah hal itu, sudah pernah disampaikan kepada Bupati Banyuasin, namun itu sayangnya tinggal janji-janji saja.

"Kami mendesak Pemkab Banyasin memperbaiki kerusakan jembatan tersebut. Pasalnya sudah bertahun-tahun jembatan itu dibiarkan rusak, sehingga menghambat perekonomian warga,"tegasnya.
Hal itu juga dirasakan masyarakat Tirta Mulya Rindi mengatakan belum dibangun jembatan penghubung menuju Kelurahan Makarti Jaya. Akibatnya warga Hindu yang hendak beribadah ke Pura harus menempuh jalan yang sangat jauh.
"Sudah lama kami minta agar dibangun jembatan penghubung, tapi sampai sekarang belum diwujudkan oleh Pemkab banyuasin, padahal warga sangat berharap sekali,"katanya.

Sementara itu, Anggota Komisi III DPRD Banyuasin Herawati mengatakan usulan perbaikan dan pembangunan jembatan baru telah disampaikan setiap laporan hasil reses kepada Bupati dan OPD terkait. Namun, keterbatasan anggaran kata mereka yang membuat infrastruktur itu belum diperhatikan.
"Kita berharap sekali jika perbaikan dam pembangunan jembatan penghubung ini diprioritaskan oleh Pemkab Banyuasin. Kami sudah berkali-kali meminta hal itu, tapi usaha kami belum berhasil untuk merealisasikan,"katanya.
Kedepan, pihaknya akan berjuang kembali setidaknya dalam pembahasan APBD Induk 2018 jembatan itu dibangun atau diperbaiki. "Kita coba lagi mengusulkan pada ABPD 2018,"tandasnya. (Adam Malik)

Post a Comment