BANYUASIN, KBRS - 50 Gajah terlatih di wilayah perairan Kecamatan Muara Padang Kabupaten Banyuasin, saat ini butuh perhatian khusus karna terabaikan dari publis. Hal itu disampaikan Emi Sumitra Anggota Komisi 1 DPRD Banyuasin Politisi dari Partai PKB.

"Hewan berbadan besar tersebut, saat ini populasinya semakin berkurang di kawasan hutan Nasional, Kecamatan Muara Padang, jumlahnya hanya puluhan gajah yang saat ini sudah terlatih yang di bina oleh pihak intansi terkait di kawasan tersebut," ujar dia kepada kabarakyatsumsel.com
Selasa (31/10).

Dikatakan Emi, di kawasan tersebut merupakan tempat pelatihan Gajah yang saat ini berjumlah 50 Gajah yang telah terlatih. 

Namun sangat di sayangkan populasi Gajah yang telah berkurang dan di tambah hutan yang semakin gundul membuat lokasi kawasan hutan Nasional itu semakin memburuk.

"Dulu gajah yang dilatih di situ ada ratusan termasuk Gajah liar, Gajah tersebut sudah pintar sudah bisa bermain bola, menari bahkan berhitung hanya sayang nya belun di publis oleh pemerintah," jelas dia.
Oleh karna itu lanjut dia, dirinya berharap dengan kondisi yang saat ini, sebaiknya pihak pemerintah daerah dan pemerintah pusat dapat bekerjasama untuk mengelola lokasi pelatihan gajah tersebut dengan menjadikan Detinasi wisata Nasional yang baik. Karna selama kurun waktu 15 tahun berdirinya Kabupaten belum ada pengelolaan yang serius dalam perbaikan hutan atau pengelolaan wistanya.
"Itu Kawasan Nasional, dan tidak terpublikasi, Jadi selain sembilang kalau Detinasi wisata disitu dibuat maka tarapnya juga wisata Nasional, sayang terabaikan," sambungnya.

Jika kawasan tersebut di jadikan Detinasi wisata Nasional maka terang Emi, perekonomian di wilayah perairan itu juga akan lebih baik dari mulai akses Jalannya bisa lewat jalur sungai dan juga jalan darat.
"Ya pastinya ekonomi masyarakat situ berkembang, terutama menyangkut tranfortasi dan membuat pedagang pastinya dapat keuntungan dan bahkan bisa menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD)," pungkasnya. (Adam)

Post a Comment