Jakarta, 24 Juli 2017 – Indosat Ooredoo kembali meraih Penghargaan Nasional K3 tahun 2017
kategori Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) dengan predikat Bendera
Emas (Golden Flag). Penghargaan tertinggi dalam SMK3 ini diperoleh atas keberhasilan dalam
menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Gedung Kantor operasional
Indosat Ooredoo Medan, Bandung, Semarang dan Makassar.
Sesuai dengan Peraturan Pemerintah nomor 50 tahun 2012 tentang Sistem Manajemen
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3), Perusahaan yang mempekerjakan pekerja/buruh
paling sedikit 100 (seratus) orang atau mempunyai tingkat potensi bahaya tinggi wajib menerapkan
dan melakukan penilaian penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja sesuai
dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Pada penganugerahan penghargaan yang dilaksanakan baru-baru ini yang bertempat di Birawa
Hall Hotel Bidakara Jakarta, hadir Menteri Ketenagakerjaan RI, Muhammad Hanif Dhakiri S.Ag,
M.Si, para Kepala Daerah, Dinas Ketenagakerjaan Pusat dan Daerah, Pimpinan Lembaga Auditor
K3 serta Pimpinan Kantor Instansi Pemerintah maupun Swasta. Indosat Ooredoo diwakili oleh
Ketua Panitia Pembina K3 sekaligus Group Head Facilities Management Services Indosat
Ooredoo, R. Andy Herdanarto yang juga hadir bersama Koordinator Pembina K3 Indosat Ooredoo
Regional Sumatera, Regional Central & West Java, Division Head HSE & Security serta Division
Head Facilities Service Operation Non Java.
”Indosat Ooredoo memegang teguh komitmennya untuk senantiasa menjaga serta memelihara
keselamatan dan kesehatan karyawannya dalam bekerja, di seluruh wilayah operasionalnya.
Penganugerahan Bendera Emas sebagai Penghargaan tertinggi bidang K3 yang kembali kami raih
tahun ini untuk kantor operasional kami di Medan, Bandung, Semarang dan Makasar merupakan
bentuk pengakuan keberhasilan kami dalam menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan dan
Kesehatan Kerja,” kata R. Andy Herdanarto, Group Head Facilities Management Services Indosat
Ooredoo.
Di dalam implementasi SMK3 di lingkup perusahaan, Indosat Ooredoo telah memiliki kebijakan dan
program pelaksanaan keselamatan dan kesehatan kerja yang secara periodik melakukan proses
pemeliharaan yang juga melibatkan peran serta aktif karyawan dari seluruh fungsi, termasuk
melibatkan auditor independen K3 di dalam proses pengawasannya.
”Untuk menjamin kesesuaian dan efektifitas penerapan SMK3, Indosat Ooredoo melakukan
peninjauan terhadap kebijakan, perencanaan, pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi K3 di seluruh gedung operasional yang dilakukan penerapan SMK3, dimana hasil peninjauan tersebut
digunakan untuk perbaikan dan peningkatan kinerja perusahaan,” tambah Andy.
Di samping sertifikasi SMK3 sebagai standard pengelolaan K3, Indosat Ooredoo juga memiliki
standard OHSAS 18001 dan ISO 14001 sebagai sertifikasi bidang K3 dan Lingkungan yang
merupakan standar yang telah diakui oleh badan sertifikasi Internasional (QUAY Audit UK Limited).
Selesai
Tentang Indosat Ooredoo
Indosat Ooredoo (IDX: ISAT), bagian dari Ooredoo Group, adalah perusahaan telekomunikasi digital terdepan di Indonesia yang
memberikan akses dan konektivitas kepada setiap orang dan bisnis. Berfokus pada human growth, Indosat Ooredoo ingin meningkatkan
kualitas hidup yang lebih baik melalui dunia digital.
Pada Triwulan I 2017, Indosat Ooredoo memiliki 95,6 juta pelanggan dan mencatatkan peningkatan trafik data sebesar 227,6%
dibandingkan tahun sebelumnya. Indosat Ooredoo memiliki pegawai lebih dari 4.000 orang dan mencapai pertumbuhan pendapatan
sebesar 7% terhadap periode yang sama tahun sebelumnya. Indosat Ooredoo menerima penghargaan sebagai Most Innovative
Company of the Year tahun 2015 dari Asia Pacific Stevie Awards.
Untuk keterangan lebih lanjut hubungi:
Public Relations Division
E-mail : publicrelations@indosatooredoo.com
Website : www.indosatooredoo.com
Tentang Ooredoo
Ooredoo adalah sebuah perusahaan komunikasi internasional yang beroperasi di Timur Tengah, Afrika Utara dan Asia Tenggara.
Melayani konsumen dan bisnis di 10 negara, Ooredoo memberikan pengalaman data terdepan melalui berbagai konten dan layanan
yang canggih, jaringan seluler dan data fixed-sentris.
Ooredoo melayani 138 juta pelanggan dan membukukan pendapatan USD 8,9 miliar pada tanggal 31 Desember 2016. Sahamnya
tercatat di Bursa Efek Qatar dan Abu Dhabi Securities Exchange.
Twitter: @Ooredoo
Facebook: facebook.com/ooredoogroup
LinkedIn: http://www.linkedin.com/company/ooredoo
YouTube: www.youtube.com/ooredoogroup
Sanggahan
Dokumen ini dapat mengandung informasi keuangan dan hasil-hasil kegiatan operasional tertentu, dan dapat mengandung sejumlah
proyeksi, rencana, strategi dan tujuan-tujuan Indosat Ooredoo, yang bukan merupakan pernyataan fakta sejarah yang akan diperlakukan
sebagai pernyataan proyeksi kedepan sesuai pengertian hukum yang berlaku. Pernyataan proyeksi kedepan dipengaruhi oleh resiko
dan ketidakpastian yang dapat mengakibatkan kejadian sesungguhnya dan pencapaian Indosat Ooredoo kedepan berbeda dengan
yang diharapkan atau diindikasikan oleh pernyataan-pernyataan.

Post a Comment