BANYUASIN, KBRS - Nasib apes yang di alami Ahmad Takwa Bin Malik (33), karena telah membawa senpi yang bukan profesinya, ia terjaring razia saat dirinya melintas di jalan perkebunan PTPN VII Betung Krawo. Ketika di geledah petugas di temukan satu pucuk senpira yang berisikan tiga Amunisi jenis PIN 38. Tersangka adalah warga RT / RW 006 / 002 Desa Rimba Terab Kecamatan Suak Tapeh Kabupaten Banyuasin.

Kapolsek Betung AKP Zulfikar SH mengatakan bahwa saat itu dia dan beserta personil sepulang melakukan pengecekan titik api di lahan PT K5SL Wil Desa Srikembang. Saat melintas di jalan perkebunan PTPN VII Betung Krawo, Senin (24/7) sekira jam 14.12 WIB, di laksanakan razia dan KKYD. Saat razia sedang berlangsung, melintas tersangka Ahmad Takwa bersama temannya dengan mengendarai Sepeda Motor jenis Honda Verza warna merah dengan Nopol BG 6668 JAI.

"Oleh petugas di lakukan penyetopan, ketika di lakukan pengeledahan di dapatkan pada tersangka atas nama Ahmad Takwa Bin Malik senpira yang berisikan tiga butir amunisi PIN 38 yang berada di dalam sarung senjata kulit sandang warnah hitam yang di letakan di sebelah kanan badan tersangka. Selanjutnya tersangka langsung di amankan dan di bawa ke Polsek Betung untuk di lakukan pemeriksaan lebih lanjut," jelas Kapolsek.

Lebih lanjut di katakan Kapolsek bahwa selain mengamankan tersangka juga telah di amankan barang bukti 1 (satu)pucuk senjata api rakitan laras pendek bergagang kayu warna coklat, 3 (tiga) butir Amunisi PIN 38 dan 1 (satu) buah sarung senjata api rakitan terbuat dari Kulit warna hitam. " Tersangka telah melanggar pasal 1 ayat 1 UUD darurat nomor 12 tahun 1951 tentang penggunaan senpi yang bukan profesinya," tandasnya. (Adam Malik)

Post a Comment