OGAN ILIR, KBRS  - Dandim 0402 OI/OKI Letkol Inf Seprianizar mengatakan bahwa berdasarkan data yang dihimpun dalam dua bulan terakhir ini telah terjadi 18 kejadian kebakaran di lahan masyarakat maupun perkebunan perusahaan di OI, hal itu dapat dipastikan karena dibakar oleh oknum masyarakat yang tidak bertanggung jawab. Hal ini dikatakannya, dihalaman parkir kantor Koramil Indralaya kabupaten Ogan Ilir, Senin (24/7).

"Sesuai perintah pimpinan, dan inisiatif kita akhirnya semua komponen telah kita siapkan sebanyak 145 orang personil, sebagai satgas khusus
dalam satu minggu kedepan mereka akan berpatroli ke seluruh wilayah OI
yang berpotensi kebakaran lahan dan hutan dengan dipersenjatai serta
perlengkapan pemadam kebakaran," tambahnya.

Dandim menambahkan, mulai Senin (24/7) hari ini satgas khusus tersebut
telah diaktifkan untuk berpatroli, sekaligus pihaknya juga telah membangun Posko Aju di sejumlah titik.

"Komunikasi sosial akan dikedepankan oleh para satgas yang berpatroli dilapangan terlebih dahulu kepada masyarakat agar lebih menyadari.
Namun apabila ditemukan oknum masyarakat yang sengaja membakar lahan saya perintahkan untuk ditindak tegas, sedangkan untuk pihak perusahaan yang melanggar, hal itu kita berbagi tugas dengan satgas hukum lainnya yaitu polres OI yang bertugas menindaknya, "kata Dandim.

Masih ungkapnya, apabila dalam 7 hari kedepan masih diperlukan satgas khusus tersebut maka akan ia perpanjang. Karena itu Dandim 0402 OI/OKI juga berharap dan menghimbau kepada masyarakat OI untuk tidak membakar lahan atau hutan dengan sengaja karena ada aturan hukumnya bagi siapa yang melanggar maka akan ditindak tegas.

"Apalagi saat ini Sumsel akan menjadi tuan rumah Asian Games 2018, maka mari kita jaga bersama kesuksesan penyelenggaraannya,"jelas Dandim. (her)

Post a Comment